700 Orang Diduga Keracunan MBG di Batang, Wapres dan Gubernur Turun Tangan Cek Pasien

28 September 2026, 15:51 WIB • 3 menit baca
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka didampingi pejabat daerah menjenguk anak laki-laki korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terbaring di ranjang rumah sakit dengan selang infus di Batang.
Keterangan Foto: Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berdialog dengan salah satu pasien anak yang dirawat akibat dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di fasilitas kesehatan Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Senin (28/9/2026). Pemerintah daerah kini tengah melakukan investigasi atas insiden tersebut.

BATANG, Jatengdata.com – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turun langsung menyambangi sejumlah pasien yang mengalami gejala keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang, Senin (28/9/2026). Hingga kini, pemerintah menghentikan sementara operasional dapur penyedia makanan sembari menunggu tim medis merampungkan hasil investigasi kesehatan.

Pemerintah Kabupaten Batang mencatat sebanyak 700 penerima manfaat MBG mengalami gejala keracunan seperti pusing, mual, diare, hingga sakit perut pada Ahad (27/9/2026) pagi pukul 07.00. Para korban berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari siswa PAUD, SMA, hingga balita dan ibu hamil.

Saat ini, sebagian besar pasien sudah membaik dan menjalani rawat jalan. Namun, tenaga medis masih merawat intensif 34 pasien di RSUD Batang, RSUD Limpung, dan Puskesmas Bawang.

Gibran bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mendatangi pasien satu per satu untuk memastikan tenaga medis menangani para korban secara maksimal. Pemerintah juga langsung bergerak menelusuri penyebab pasti insiden tersebut.

Investigasi Mendalam dan Uji Laboratorium

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Batang telah mengambil sampel makanan, air, serta spesimen pasien untuk menelitinya lebih lanjut di laboratorium Yogyakarta. Tim kesehatan menjalankan penanganan kasus ini sesuai standar operasional yang berlaku.

Tim kesehatan menegaskan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi fokus utama evaluasi. Petugas langsung menginspeksi sanitasi lingkungan dan kelengkapan dokumen di lokasi dapur.

“SPPG-nya harus dievaluasi, ketersediaan SLHS, sudah pernah ada inspeksi IKL, dan kursus pada penjamah makanan yang bekerja di sana,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, dr Zulfachmi Wahab.

Petugas medis segera bergerak ke lokasi terdampak sesaat setelah gejala keracunan massal muncul. Mereka melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk menemukan sumber masalah.

“Sampel airnya, makanan dan bahan makanan yang disajikan. Kalau ada muntahan, kita periksa pula muntahannya,” tambahnya.

Infografis Fakta Penanganan Keracunan Massal MBG Batang yang memuat data 700 warga terdampak, 34 pasien dirawat intensif, uji laboratorium sampel di Yogyakarta, dan penutupan dapur SPPG selama 30 hari.
Keterangan Grafis: Infografis penanganan dugaan keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang. Tercatat 700 warga terdampak dan 34 pasien masih dirawat intensif. Tim gabungan kini menguji sampel di laboratorium Yogyakarta dan menutup sementara operasional dapur SPPG selama 30 hari ke depan. (Grafis: jatengdata).

Pemerintah Hentikan Operasional Dapur

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Ida Susilaksmi, memastikan seluruh korban yang masih menginap di fasilitas kesehatan terus menunjukkan perkembangan positif. Tim dokter penanggung jawab terus mengevaluasi kondisi pasien sebelum memulangkan mereka.

“Dari laporan semua fasilitas kesehatan yang saat ini sedang merawat, semua pasien dalam kondisi terhidrasi dan sudah dalam pemulihan,” lapor Ida Susilaksmi.

Sebagai langkah mitigasi risiko, Badan Gizi Nasional resmi menghentikan operasional SPPG yang terlibat selama 30 hari ke depan. Penutupan sementara ini berlangsung sembari tim gabungan menunggu hasil investigasi menyeluruh.

Kontributor: Raihan Dwi Aziel Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.