Rem Truk Blong di Pakis Magelang, Tim SAR Evakuasi Sopir Truk Terjepit

20 Oktober 2026, 13:42 WIB • 2 menit baca
Tim SAR Gabungan dari Basarnas mengevakuasi tubuh sopir truk yang terjepit di dalam kabin ringsek akibat kecelakaan rem blong di jalur Pakis Magelang.
EVAKUASI SOPIR TERJEPIT – Personel Tim SAR Gabungan dari Unit Siaga SAR Borobudur berusaha mengevakuasi Walyatallatop (43), pengemudi truk yang terjepit di dalam kabin usai mengalami kecelakaan di ruas Jalan Magelang–Kopeng, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Selasa (20/10/2026). (foto: Dok. Basarnas).

MAGELANG, Jatengdata.com – Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan bersama Unit Siaga SAR Borobudur sukses mengevakuasi seorang pengemudi truk dari himpitan kabin usai kecelakaan lalu lintas. Insiden nahas ini bermula ketika kendaraan berat tersebut mengalami gagal fungsi pengereman (rem blong) saat melintasi ruas Jalan Magelang–Kopeng, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Selasa (20/10/2026) pagi.

Kecelakaan bermula saat truk melaju kencang dari arah Kopeng menuju Magelang sekitar pukul 06.50 WIB. Ketika membelah jalur Kecamatan Pakis, sistem pengereman truk tiba-tiba tidak berfungsi. Pengemudi seketika kehilangan kendali sehingga kendaraan menabrak pembatas jalan dan sebatang pohon dengan sangat keras.

Benturan hebat itu membuat sasis kabin meringsek dan menjepit tubuh sang sopir. Walyatallatop (43), warga Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Warga sekitar yang melihat peristiwa memilukan tersebut langsung melapor kepada petugas Basarnas guna meminta bantuan penyelamatan darurat.

Merespons laporan warga, Kepala Kantor SAR Semarang Kamal Riswandi segera menerjunkan personel khusus menuju lokasi kejadian.

“Kami terima info pukul 07.45 WIB bahwa ada kecelakaan di ruas jalan Magelang-Kopeng dengan kondisi sopir terjepit sehingga kami segera mengirimkan tim dari Unit Siaga SAR Borobudur untuk melakukan evakuasi” ujar Kamal.

Setibanya di lokasi, petugas langsung mendapati tubuh korban terperangkap di balik kemudi.

“Saat ditemukan, korban dalam kondisi lemas, tetapi masih dapat merespons, sehingga tim harus ekstra hati-hati dalam melakukan evakuasi” imbuh Kamal kemudian.

Aksi Penyelamatan Ekstrikasi dan Penanganan Medis

Menghadapi situasi kritis, Tim SAR Gabungan langsung bertindak cepat dan presisi menggunakan peralatan ekstrikasi guna membebaskan tubuh korban. Para petugas berpacu melawan waktu selama proses pertolongan berlangsung. Tepat pukul 08.45 WIB, regu penyelamat sukses mengeluarkan Walyatallatop dari dalam kabin dengan selamat.

Melalui hasil pemeriksaan awal di lapangan, petugas mendapati Walyatallatop menderita patah tulang (fraktur) paha kiri, patah tulang pinggang kanan, serta luka terbuka pada bagian lengan kanan. Petugas medis lapangan langsung membawa korban menuju Rumah Sakit Tentara (RST) Magelang guna memberikan penanganan medis lebih lanjut.

“Terimakasih kami sampaikan kepada tim SAR gabungan yang telah melakukan evakuasi secara cepat dan korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat” Pungkas Kamal.

Kontributor: Raihan Dwi Aziel Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.