Dilantik Jadi Wakil Bupati Klaten, Mahanni Yulindha Pratiwi Emban Tugas Pangkas Kemiskinan 11 Persen

12 Oktober 2026, 20:03 WIB • 3 menit baca
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Wakil Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Semarang.
PENGAMBILAN SUMPAH JABATAN – Wakil Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi mengucapkan sumpah jabatan yang dipandu oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam prosesi pelantikan Wakil Bupati Klaten sisa masa jabatan 2025–2030 di Semarang, Senin (12/10/2026).

SEMARANG, Jatengdata.com – Tingkat kemiskinan Kabupaten Klaten yang menyentuh angka 11 persen masih melampaui rata-rata Provinsi Jawa Tengah sebesar 9,39 persen. Oleh karena itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, langsung menginstruksikan Wakil Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi agar memprioritaskan penanganan kemiskinan warga sejak hari pertama menjabat.

Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan instruksi tegas tersebut saat melantik Mahanni untuk sisa masa jabatan 2025–2030 di Semarang, Senin (12/10/2026). Dalam momen bersejarah ini, Mahanni resmi menggantikan posisi mendiang suaminya, Benny Indra Ardhianto, yang wafat pada 7 Februari 2026 lalu.

Menurut Ahmad Luthfi, pengentasan kemiskinan harus menjadi fokus utama wakil bupati dalam mengawal jalannya roda pemerintahan daerah. Selain itu, ia meminta jajaran pimpinan daerah mengendalikan seluruh program pembangunan agar menghasilkan perubahan nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Ada hal yang sangat krusial yang nanti akan diemban oleh wakil bupati. Apa pun yang dibangun oleh Kabupaten Klaten, wakil bupati sebagai pengendali mengentaskan angka kemiskinan,” kata Luthfi.

Rapor Pertumbuhan Ekonomi dan Kesenjangan Daerah

Tantangan besar Kabupaten Klaten ternyata tidak hanya tampak dari tingginya persentase angka kemiskinan warga. Berdasarkan catatan data tahun 2025, pertumbuhan ekonomi kabupaten tersebut baru mencapai angka 4,62 persen. Capaian ini masih tertinggal dibandingkan rata-rata pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang mampu menembus 5,37 persen.

Selanjutnya, pemerintah daerah perlu mencermati kesenjangan ekonomi tersebut secara serius dan terukur. Pertumbuhan ekonomi daerah harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan warga di tingkat akar rumput. Untuk itu, upaya penanganan kemiskinan membutuhkan program yang terarah, koordinasi lintas lembaga, serta eksekusi yang menjangkau masyarakat bawah.

Lebih lanjut, Ahmad Luthfi menilai bahwa persentase kemiskinan merupakan indikator utama untuk mengukur keberhasilan kerja pemerintah provinsi maupun kabupaten.

“Jadi, angka kemiskinan adalah output daripada apa yang kita lakukan sebagai pejabat publik, baik itu gubernur maupun bupati,” ujarnya.

Kunci Kolaborasi dan Dukungan Suara Bulat DPRD

Di samping menyoroti persoalan ekonomi, Gubernur juga meminta Wakil Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi membangun kerja sama solid dengan Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo. Keduanya harus melangkah dalam satu visi yang sama agar masalah koordinasi tidak menghambat pelaksanaan program pemerintahan.

“Ya, pokoknya harus satu paket dalam rangka mengembangkan. Saya yakin beliau berdua akan setuju,” katanya.

Kekompakan kepemimpinan daerah ini sangat krusial untuk mengoptimalkan seluruh potensi wilayah Kabupaten Klaten. Apalagi, wilayah tersebut memiliki posisi geografis strategis karena berbatasan langsung dengan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Oleh karena itu, collaborative government antara wakil dan bupati menjadi kunci yang utama,” tegasnya.

Sebelumnya, Mahanni berhasil menduduki kursi wakil bupati melalui pemungutan suara dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Klaten pada 26 Agustus 2026. Dalam sidang pemilihan tersebut, ia sukses menyapu bersih seluruh 49 suara anggota dewan yang hadir.

Kini, permulaan masa tugas Mahanni tidak sekadar mengisi kekosongan kursi jabatan wakil kepala daerah di Klaten. Lebih dari itu, pemerintah kabupaten wajib memastikan setiap program pembangunan mampu menurunkan angka kemiskinan, memperkuat ekonomi lokal, dan mengendalikan harga kebutuhan pokok masyarakat.

Kontributor: Raihan Dwi Aziel Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.