Beredar Kabar OTT Bupati Klaten, Begini Sikap Gubernur Luthfi

15 Oktober 2026, 14:28 WIB • 2 menit baca
Potret resmi Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengenakan seragam dinas upacara putih terkait kabar OTT KPK di Klaten
BUPATI KLATEN – Potret Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan prihatin atas beredarnya kabar dugaan operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Hamenang dan menunggu keterangan resmi lembaga antirasuah tersebut, Kamis (15/10/2026). (Foto: Dok. Istimewa/Jatengdata.com)

SALATIGA, Jatengdata.com – Kabar dugaan operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memicu perhatian Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Orang nomor satu di Jawa Tengah itu menyatakan keprihatinannya atas informasi penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang beredar tersebut.

Namun, ia memilih menunggu kepastian resmi dari lembaga antirasuah sebelum menentukan langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Kalau itu benar, saya merasa prihatin,” kata Ahmad Luthfi. Ia menyampaikan tanggapan tersebut seusai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Forum Perguruan Tinggi dalam Pemberdayaan Masyarakat di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Kota Salatiga, Kamis (15/10/2026).

Lebih lanjut, Luthfi menegaskan bahwa pemerintah daerah harus terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Selama ini, ia secara rutin menyampaikan pesan mengenai pentingnya prinsip clean and good government kepada seluruh kepala daerah di Jawa Tengah.

“Kita juga sering ingatkan para bupati, wali kota, untuk menciptakan clean and good government,” ujarnya.

Terkait kemungkinan langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Luthfi belum memberikan keterangan lebih jauh. Menurut dia, kepastian informasi dari KPK menjadi dasar untuk menentukan tindak lanjut.

“Kita nanti tunggu penetapannya dari KPK, ya. Kalau sudah ada penetapan resmi, baru nanti,” katanya.

Penangkapan di Rumah Dinas Bupati

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tim KPK mengamankan Hamenang Wajar Ismoyo pada Kamis (15/10/2026) pagi. Petugas mendatangi rumah dinas Bupati Klaten sekitar pukul 07.00 WIB. KPK lalu membawa Hamenang ke Mapolresta Klaten untuk melakukan pemeriksaan.

Hingga kini, KPK juga belum memberikan konfirmasi resmi mengenai perkara yang mendasari penangkapan, termasuk dugaan tindak pidana korupsi maupun status hukum Hamenang. Lembaga antirasuah ini mempunyai waktu 1×24 jam guna menentukan status hukum atas pihak-pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.

Berselang Tiga Hari Usai Pelantikan Wabup Klaten

Di sisi lain, kabar penangkapan Bupati Hamenang oleh KPK ini mengagetkan banyak pihak di Jawa Tengah. Pasalnya, Gubernur Ahmad Luthfi baru saja melantik Mahanni Yulindha Pratiwi sebagai Wakil Bupati Klaten di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (12/10/2026).

Melalui pelantikan beberapa hari lalu itu, Mahanni resmi mengisi sisa masa jabatan periode 2025–2030. Ia menggantikan posisi wakil bupati sebelumnya sekaligus suaminya, Benny Indra Ardianto, yang meninggal dunia pada Februari 2026.

Kontributor: Raihan Dwi Aziel Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.