Tak Perlu Pulang Kampung, Urus KTP Lintas Daerah Kini Makin Mudah di Semarang

9 Juli 2026, 15:45 WIB • 2 menit baca
Petugas melayani warga mengambil foto KTP elektronik dalam kemudahan layanan urus KTP lintas daerah di Lounge Rumah Rakyat Jateng, Semarang.
Petugas memfasilitasi proses perekaman foto KTP elektronik bagi warga perantauan di Lounge Rumah Rakyat, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang. Layanan terpadu ini mempermudah masyarakat mengurus dokumen kependudukan lintas daerah secara gratis tanpa perlu pulang kampung. (Foto:Pemprov Jateng)

SEMARANG, Jatengdata.com – Masyarakat perantauan di Jawa Tengah kini tidak perlu lagi membuang waktu dan biaya untuk pulang kampung hanya demi mengurus dokumen kependudukan. Melalui inovasi di Lounge Rumah Rakyat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi membuka layanan urus KTP lintas daerah—mulai dari ganti kartu hilang, rusak, hingga pembaruan foto—secara cepat dan gratis langsung di Kota Semarang.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan inovasi ini berjalan lancar saat meninjau langsung Lounge Rumah Rakyat di Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu (8/7/2026). Ia melihat langsung tingginya antusiasme masyarakat yang tengah mengantre memanfaatkan fasilitas tersebut.

“Berbagai permasalahan masyarakat kita layani di sini, termasuk membuka akses pelayanan KTP. Masyarakat senang datang ke sini dan ke depan akan terus kita kembangkan,” ujar Luthfi.

Fasilitas kolaborasi ini menjadi jawaban tepat bagi warga yang mencari cara ganti KTP hilang di perantauan. Layanan kependudukan ini beroperasi secara rutin setiap Selasa dan Rabu pada pekan pertama setiap bulannya.

Solusi Cepat Tanpa Pulang Kampung

Pengunjung Lounge Rumah Rakyat bisa mengakses beragam layanan esensial dengan sangat mudah. Layanan ini mencakup perekaman KTP elektronik pemula, pembaruan foto KTP, hingga pengurusan Kartu Identitas Anak (KIA). Terobosan ini secara otomatis menyederhanakan syarat KTP luar domisili yang sebelumnya kerap membingungkan warga.

Sekretaris Dispermadesdukcapil Jawa Tengah, Nur Kholis, menegaskan komitmen pemerintah dalam memangkas birokrasi. Ia menyebut layanan tersebut sengaja dirancang untuk membantu warga dengan mobilitas tinggi.

“Seluruh masyarakat Indonesia yang kebetulan berada di Semarang, misalnya KTP-nya hilang atau membutuhkan layanan administrasi sederhana, bisa langsung datang ke sini,” kata Nur Kholis.

Rata-rata 150 orang datang menikmati fasilitas ini setiap harinya. Tingginya angka kunjungan harian ini mendorong pemerintah menyiapkan rencana ekspansi layanan Adminduk Pemprov Jateng ke daerah lain, seperti Surakarta.

Warga Rasakan Manfaat Langsung

Langkah proaktif pemerintah ini langsung membuahkan kepuasan di lapangan. Vita Marisa, seorang warga Kabupaten Kendal, mengaku sangat terbantu saat harus merevisi data tempat lahir pada dokumen kependudukannya tanpa harus kembali ke daerah asalnya.

“Lebih cepat mempercepat proses pengurusan administrasi kependudukan juga,” kata Vita.

Kemudahan serupa turut dirasakan oleh Siti Istiani, warga Kota Semarang. Ia berhasil memperbarui foto KTP setelah memutuskan berhijab dengan cepat dan tanpa memikirkan biaya operasional. “Alhamdulillah, senang. Gratis,” ujarnya.

Kontributor: Muhammad Raihan Dwi Aziel Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.