Mengenal Sweeper EV, Mobil Listrik Pembersih Jalan Undip Tanpa Asap

21 Oktober 2026, 14:45 WIB • 4 menit baca
Prototipe Sweeper EV, mobil listrik pembersih jalan Undip beroda tiga warna biru muda karya tim peneliti Prof Sulistyo saat tampil di Muladi Dome Universitas Diponegoro Semarang.
TEKNOLOGI HIJAU KAMPUS: Prototipe Sweeper EV, mobil listrik pembersih jalan Undip beroda tiga yang ramah lingkungan karya tim peneliti Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Diponegoro pimpinan Prof. Ir. Sulistyo, M.T., Ph.D., saat tampil dalam pameran Dies Natalis ke-69 Undip di Muladi Dome, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Kamis (15/10/2026). (Foto: Dok. Humas Undip/jatengdata.com)

SEMARANG, Jatengdata.com – Pekerjaan membersihkan jalan raya kini dapat berlangsung lebih praktis, senyap, dan bebas polusi udara. Universitas Diponegoro (Undip) resmi menghadirkan Sweeper EV sebagai mobil listrik pembersih jalan Undip. Kehadiran alat ini mampu meningkatkan efisiensi kerja petugas kebersihan sekaligus memangkas konsumsi bahan bakar minyak.

Tim peneliti pimpinan Prof Sulistyo (Prof. Ir. Sulistyo, M.T., Ph.D.) dari Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Undip memperkenalkan langsung kendaraan ramah lingkungan ini pada perayaan Dies Natalis ke-69 Undip di Muladi Dome, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Kamis (15/10/2026).

Dalam pameran inovasi di lobi Muladi Dome itu, prototipe Sweeper EV tampil mencolok dengan bodi berwarna biru muda di atas hamparan karpet biru. Kendaraan ringkas beroda tiga ini memiliki kabin kaca depan yang luas, dua lampu bulat di bagian muka, serta lampu suar kuning di bagian atap.

Selain itu, inovasi ini menjawab tantangan kebersihan di area kampus, kawasan perkotaan, hingga fasilitas publik melalui sistem penyapuan dan penyedotan sampah. Seluruh sistem penggerak kendaraan maupun perangkat pembersihnya mengandalkan tenaga baterai secara penuh.

Prof Sulistyo menjelaskan bahwa timnya mengembangkan prototipe ini sebagai solusi untuk mendukung kebersihan kampus yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Kehadiran inovasi Universitas Diponegoro ini mampu mengurangi ketergantungan pada tenaga manual. Pada saat bersamaan, alat ini menggantikan peran kendaraan pembersih konvensional yang bising dan beremisi.

“Kami mendesain kendaraan penyapu jalan dengan sistem baterai yang dapat diisi ulang menggunakan listrik. Keunggulannya, saat beroperasi, kendaraan ini tidak menghasilkan emisi CO₂ dari knalpot, sehingga lebih ramah lingkungan dengan tingkat kebisingan yang lebih rendah,” jelasnya.

Cara Kerja Sweeper EV

Dari sisi teknologi, tim peneliti melengkapi Sweeper EV dengan empat sikat elektrik berwarna hitam pada sisi kanan dan kiri bawah bodi kendaraan. Keempat sikat putar ini bekerja mengarahkan sampah jalanan menuju bagian tengah kolong kendaraan.

Selanjutnya, sistem vakum berdaya 3 kW menyedot kumpulan sampah itu dengan kekuatan isap sekitar 15 hingga 20 kPa. Perangkat ini mampu menangani berbagai kotoran ringan di jalanan seperti daun kering, ranting kecil, hingga debu.

“Ada 4 unit penyapu, masing-masing 2 di kanan dan 2 di kiri. Ketinggian sikat dapat dinaikkan atau diturunkan sesuai kebutuhan. Kecepatan putaran sikat dan kekuatan daya isap vakumnya juga bisa diatur pada tingkat rendah, menengah, hingga tinggi mengikuti kondisi permukaan jalan yang dibersihkan,” terang Prof. Sulistyo.

Fitur pengaturan ini memudahkan operator saat menyesuaikan kinerja mobil listrik pembersih jalan Undip dengan kondisi permukaan jalan di lapangan. Oleh karena itu, petugas kebersihan dapat menyapu sekaligus mengumpulkan daun serta ranting kering secara lebih fokus dalam satu tahapan kerja. Metode kerja ini membuat proses pembersihan jalan berlangsung lebih cepat tanpa memisahkan tahapan penyapuan dan pengumpulan sampah.

Di sisi lain, tim peneliti juga mencermati potensi gangguan mekanisme penyedotan akibat benda logam kecil di jalan raya. Keberadaan paku atau serpihan besi berpotensi mengganggu saluran penyedotan apabila masuk ke dalam mesin. Untuk mengantisipasi kendala itu, tim peneliti kini menyiapkan fitur tambahan berupa magnet trap atau perangkap magnet.

“Sistem magnet ini nantinya berfungsi untuk menangkap benda berbahan logam sebelum masuk ke saluran penyedotan. Dengan begitu, sampah tetap dapat tersedot, sementara komponen blower vakum lebih terlindungi dari risiko tersumbat atau rusak akibat benda asing yang dapat menghambat aliran sampah,” ungkapnya.

Pengembangan fitur perangkap magnet ini menjadi bagian penting dari evaluasi teknis tim peneliti. Tim terus menguji ketahanan komponen vakum agar mesin selalu bekerja optimal. Langkah ini memastikan kendaraan semakin siap beroperasi pada kondisi permukaan jalan yang beragam.

Infografis Inovasi Sweeper EV mobil listrik pembersih jalan Undip bebas emisi yang menampilkan spesifikasi 100 persen tenaga baterai, 4 sikat elektrik dan vakum 3 kW, waktu operasi 3 jam, serta fitur perangkap magnet trap.
SPESIFIKASI SWEEPER EV: Infografis empat keunggulan utama Sweeper EV, inovasi mobil listrik pembersih jalan Undip bebas emisi yang ramah lingkungan karya tim peneliti Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (Infografis: Redaksi/jatengdata.com)

Spesifikasi Kendaraan Ramah Lingkungan

Di samping kecanggihan fitur penyedot, kendaraan ramah lingkungan ini juga mengutamakan efisiensi tinggi dalam pengoperasian harian. Tim peneliti membekali kendaraan roda tiga berbobot sekitar 700 kilogram ini dengan motor listrik berdaya 5 kW.

Selain itu, baterai lithium 72 volt berkapasitas 300 Ah menyuplai daya utama kendaraan ini. Berkat dukungan baterai itu, Sweeper EV mampu beroperasi hingga 3 jam dalam sekali pengisian daya dengan kecepatan sekitar 20 kilometer per jam.

Dimensi bodinya yang ringkas pun memudahkan kendaraan ini menjangkau jalan lingkungan maupun kawasan dengan akses sempit. Operator dapat mengemudikan kendaraan beroda tiga ini secara lincah di area fasilitas publik.

Penggunaan tenaga listrik murni juga membuat suara mesin jauh lebih senyap daripada kendaraan berbahan bakar konvensional. Keunggulan ini menjaga kenyamanan warga sekitar saat petugas membersihkan area publik.

Kehadiran mobil listrik pembersih jalan Undip dalam momentum Dies Natalis ke-69 Undip membuktikan kontribusi nyata riset kampus bagi masyarakat. Inovasi Sweeper EV mampu meringankan beban kerja petugas kebersihan di lapangan. Lebih dari itu, karya ini menghadirkan solusi pengelolaan sampah jalanan yang efisien dan menyatu dalam satu perangkat.

Melalui penyempurnaan fitur keamanan teknis pada kendaraan ramah lingkungan ini, inovasi Universitas Diponegoro di bawah arahan Prof Sulistyo kian menegaskan komitmen kampus dalam menyediakan teknologi hijau bagi modernisasi perkotaan.

Kontributor: Raihan Dwi Aziel Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.