Inovasi Drone Undip Juarai Kontes Robot Terbang Indonesia 2026

3 Oktober 2026, 20:33 WIB • 2 menit baca
Aksi manuver drone medis Jentayu Copter karya mahasiswa Undip yang sedang terbang presisi membawa logistik medis saat menjuarai Kontes Robot Terbang Indonesia 2026 di IKN.
Wahana udara Jentayu Copter rancangan Tim Universitas Diponegoro (Undip) terbang secara otonom membawa tas medis darurat (First Aid Kit) saat menjuarai divisi Vertical Take-Off and Landing (VTOL) pada ajang bergengsi Kontes Robot Terbang Indonesia 2026 di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). (Dok. Humas Undip)

IKN, KALIMANTAN TIMUR, Jatengdata.com – Di bawah terik matahari dan hembusan angin Ibu Kota Nusantara (IKN), sebuah wahana udara nirawak berwarna ungu melesat lincah. Drone canggih yang membawa kotak pertolongan pertama itu bermanuver sangat presisi membelah rintangan.

Aksi heroik selama 28,6 detik ini bukan adegan film fiksi, melainkan wujud inovasi drone Undip yang sukses mencuri perhatian publik. Performa tanpa cacat tersebut memastikan gelar bergengsi pada ajang Kontes Robot Terbang Indonesia 2026.

Tim Jentayu Undip merebut kemenangan emosional ini pada kompetisi tingkat nasional yang berlangsung pada 21–25 September 2026 di kawasan Penajam Paser Utara. Bersaing menghadapi 94 tim tangguh dari seluruh penjuru negeri, delegasi Universitas Diponegoro tampil begitu mendominasi. Mereka membawa pulang dua penghargaan prestisius melalui pendekatan misi kemanusiaan dan logistik medis.

Tim Jentayu Copter, di bawah komando Muhammad Naufal Sya’bana Wijaya, sukses menyabet Juara I pada divisi Vertical Take-Off and Landing (VTOL). Wahana ini harus menyelesaikan rangkaian misi layanan darurat, mulai dari melintasi lorong rintangan hingga mendarat otomatis di Plaza Seremoni IKN. Mengandalkan sensor Real Time Kinematic (RTK), inovasi drone Undip ini beroperasi secara otonom penuh tanpa kendali manual sedikit pun.

Navigasi Andalan Pengiriman Medis Jarak Jauh

Tak hanya unggul di jarak dekat, sayap tangguh lainnya dari Tim Jentayu Undip turut mengukir prestasi gemilang. Tim Jentayu LELA bersama ketua Nur Ar Rouf berhasil meraih Juara Harapan I pada divisi Long Endurance Low Altitude (LELA). Keberhasilan di Kontes Robot Terbang Indonesia ini membuktikan ketangguhan sistem telemetri wahana dalam menjaga konektivitas video dari udara sejauh 17 kilometer.

Para mahasiswa lintas jurusan mempersiapkan keandalan inovasi ini secara sangat matang. Mereka bereksperimen merakit sistem kelistrikan khusus yang memungkinkan wahana sayap tetap (fixed wing) mempertahankan daya jelajah tinggi di udara. Semua keringat dan kerja keras berlatih di Stadion Undip Tembalang akhirnya membuahkan hasil manis saat putaran final ajang bergengsi ini bergulir.

Trofi juara dari arena Kontes Robot Terbang Indonesia ini jelas memberikan arti lebih dari sekadar pembuktian mesin dan kode pemrograman. Pencapaian ini menjadi saksi nyata bahwa inovasi drone Undip karya Tim Jentayu Undip telah siap mengudara untuk melayani kemanusiaan di masa depan.

Langit Nusantara kini merekam dengan jelas, anak bangsa telah melangkah maju dalam merancang teknologi kedirgantaraan yang mandiri dan berdaya saing.

Kontributor: Raihan Dwi Aziel Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.