Sejarah Baru! MTQ Nasional 2026 Jateng Buka Cabang Khusus Tuli Muslim

7 Agustus 2026, 10:44 WIB • 2 menit baca
Suasana rapat koordinasi kesiapan Jawa Tengah sebagai tuan rumah MTQ Nasional 2026 yang membahas inovasi cabang eksibisi disabilitas tuli muslim dan majelis etik hakim.
Suasana Rapat Koordinasi Checking Persiapan Penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Gedung B Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Kamis (6/8/2026). Pertemuan lintas instansi ini mematangkan persiapan acara yang akan mencetak sejarah dengan membuka cabang eksibisi khusus penyandang disabilitas tuli muslim. (Foto: Pemprov Jateng)

SEMARANG, Jatengdata.com – Untuk pertama kalinya dalam sejarah, perhelatan musabaqah terbesar di Indonesia tampil sangat inklusif. Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional 2026 di Jawa Tengah resmi membuka eksibisi khusus bagi penyandang disabilitas tuli muslim. Terobosan luar biasa ini mendobrak batasan syiar Al-Qur’an selama puluhan tahun.

Ajang bergengsi dari 12 hingga 19 September 2026 ini membawa angin segar bagi dunia keagamaan Tanah Air. Provinsi Jawa Tengah kembali mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah setelah 47 tahun. MTQ kali ini pastinya membawa inovasi baru.

Kementerian Agama (Kemenag) menciptakan terobosan paling emosional dan bersejarah pada tahun 2026 dengan menggelar eksibisi Cabang Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara (PDSRW). Pemerintah melahirkan inisiatif ini sesaat setelah menerbitkan Mushaf Al-Qur’an Standar Isyarat.

Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag RI, Muchlis Muhammad Hanafi, menegaskan langkah ini sebagai bentuk nyata pemerataan akses kitab suci.

“Ini cabang baru untuk tuli muslim yang akan dieksibisikan pertama kalinya pada MTQ Nasional 2026 di Provinsi Jawa Tengah,” ujar Muchlis saat Rapat Koordinasi di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Kamis (6/8/2026).

Ajang ini juga merevolusi sistem perhakiman. Kemenag secara resmi meluncurkan Majelis Kode Etik Dewan Hakim untuk pertama kalinya demi mengawal integritas dan menekan potensi kecurangan.

“Kami akan memanfaatkan penyelenggaraan MTQ di Jawa Tengah ini untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan MTQ dari segi perhakiman,” kata Muchlis menekankan komitmen transparansi Kemenag.

Persiapan Megah di Simpang Lima Semarang

Secara teknis, MTQ Nasional 2026 siap menyambut kafilah dari 37 provinsi di Indonesia. Pemerintah memusatkan kemeriahan di Lapangan Simpang Lima Semarang. Saat ini, Pemkot Semarang sedang merombak kawasan tersebut secara menyeluruh. Panitia menargetkan percepatan penataan lokasi mulai 18 Agustus 2026.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Jateng, Iwanuddin Iskandar, mengingatkan seluruh panitia untuk membarengi kesuksesan acara dengan pelayanan maksimal kepada para tamu.

“Bagi kami, sukses pelaksanaan itu kalau tidak disertai dengan keramahan juga tidak afdal. Selain mencari kemenangan, kita juga mencari persahabatan yang baik antarpemerintah daerah,” ujar Iwanuddin.

Panitia akan membuka rangkaian acara dengan Malam Ta’aruf pada 11 September 2026, lalu melanjutkannya dengan Pawai Ta’aruf esok harinya. Pemecahan rekor menyanyikan Mars MTQ oleh 100 ribu peserta, serta seminar internasional pakar Al-Qur’an, turut meramaikan event masif ini.

Kontributor: Raihan Dwi Azile Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.