Pembangunan Gedung Kejaksaan Negeri Semarang Dimulai, Pemkot Kucurkan Rp4,63 Miliar

24 April 2026, 15:40 WIB • 2 menit baca
Ilustrasi pembangunan gedung Kejaksaan Negeri Semarang dengan anggaran Pemkot Rp4,63 miliar.
Illustrasi rencana pembangunan fasilitas Kejaksaan Negeri Semarang guna meningkatkan pelayanan publik bersumber dari APBD 2026. (Grafis: jatengdata.com)

SEMARANG, jatengdata.com Upaya peningkatan kualitas layanan publik terus berjalan melalui proyek pembangunan gedung Kejaksaan Negeri Semarang senilai Rp4,63 miliar. Alokasi dana dari APBD Kota Semarang 2026 ini siap mengubah wajah fasilitas penegakan hukum menjadi lebih representatif dan modern bagi warga.

Pemerintah Kota Semarang terus menggenjot kualitas pelayanan hukum daerah melalui pembaruan infrastruktur. Langkah strategis ini terwujud lewat paket pekerjaan konstruksi untuk Kejaksaan Negeri Semarang. Pemerintah daerah menyiapkan pagu anggaran senilai Rp4,63 miliar bersumber dari kas APBD Tahun Anggaran 2026. Saat ini, proyek tersebut resmi memasuki tahapan lelang terbuka melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE).

SPSE Kota Semarang menunjukkan detail Nilai Pagu Paket (Rp4.635.000.000,00) dan Nilai HPS Paket (Rp4.634.000.000,00) untuk proyek pekerjaan konstruksi Kejaksaan Negeri Semarang.

Oleh karena itu, pembaruan gedung ini menjadi angin segar bagi masyarakat pencari keadilan. Fasilitas bangunan yang memadai tentu akan mendongkrak kinerja Kejari Semarang secara langsung. Dokumen resmi lelang mencatat nilai pasti pagu paket tersebut menyentuh angka Rp4.634.000.000,00. Angka fantastis ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengelola fasilitas tata ruang kota.

Wajah Baru Pelayanan Publik

Selanjutnya, revitalisasi fasilitas publik ini secara spesifik menyasar area pelayanan utama instansi. Masyarakat nantinya tidak perlu lagi merasa kurang nyaman saat mengurus berbagai keperluan administrasi hukum. Bahkan, gedung yang representatif akan membuat proses birokrasi berjalan lebih lancar dan tertata.

Sementara itu, para kontraktor lokal kini berpeluang memenangkan tender pembangunan tersebut. Mereka bersaing secara transparan melalui sistem pengadaan resmi milik pemerintah. Pada akhirnya, sinergi infrastruktur lintas instansi ini membuktikan komitmen daerah. Pembangunan fisik yang masif ini akan mendukung sistem penegakan hukum yang prima dan humanis bagi seluruh warga.

Editor: Muhammad Raihan Dwi Aziel Aziz
Sumber: SPSE Kota Semarang / LPSE Kota Semarang
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.