Mengapa Dunia Kagumi NU dan Muhammadiyah? Ilmuwan AS Ungkap Faktanya

12 Agustus 2026, 11:30 WIB • 3 menit baca
Prof. Dr. Robert W. Hefner mengenakan kemeja batik saat memaparkan materi tentang kekuatan sosial ormas Islam NU dan Muhammadiyah dalam seminar internasional di mimbar Pascasarjana UIN Walisongo Semarang.
President of American Institute for Indonesian Studies, Prof. Dr. Robert W. Hefner, saat memaparkan materi dalam International Seminar on Indonesian Islam and Global Affairs di Gedung Kiai Saleh Darat, Pascasarjana UIN Walisongo Semarang, Senin (10/8/2026). Ia menyoroti besarnya kontribusi sosial dan peran strategis ormas Islam seperti NU dan Muhammadiyah di kancah global.

SEMARANG, Jatengdata.com – Kemajemukan tradisi dan besarnya pengaruh NU dan Muhammadiyah terus menjadi sorotan dunia internasional. President of American Institute for Indonesian Studies dari Boston University, Amerika Serikat, Prof. Dr. Robert W. Hefner, menilai karakter dua organisasi Muslim terbesar di Tanah Air ini memiliki kekuatan sosial luar biasa yang mampu secara lincah mengimbangi arus modernisasi zaman.

Pengakuan bergengsi tersebut mengemuka dalam “International Seminar on Indonesian Islam and Global Affairs”. Pascasarjana UIN Walisongo Semarang menggelar forum akademik ini di Ruang Teater Gedung Kiai Saleh Darat, Senin (10/8/2026). Forum ini membedah posisi strategis umat Muslim Nusantara dalam merespons berbagai persoalan global terkini.

Hefner menguraikan tiga alasan utama mengapa dunia sangat tertarik mengkaji perkembangan Islam di Tanah Air. Pertama, Islam menyatu erat dengan kemajemukan tradisi lokal masyarakat. Kedua, para pemimpin Muslim mampu merespons arus modernisasi dengan sangat baik.

Faktor ketiga adalah keberadaan organisasi kemasyarakatan yang sangat masif seperti NU dan Muhammadiyah. Ia mengamati institusi-institusi tersebut secara nyata menyentuh berbagai sendi kehidupan sosial masyarakat melampaui urusan ritual keagamaan semata.

“Umat Islam Indonesia itu besar, aktif, dan demokratis,” ujar Hefner.

Karakteristik inilah yang sukses membangun kehidupan keagamaan yang inklusif sekaligus berkontribusi langsung bagi kebaikan masyarakat luas.

Menjadi Jangkar Diplomasi Internasional

Kekuatan sosial NU dan Muhammadiyah membuka peluang besar bagi negara untuk menguatkan posisi tawarnya di kancah global. Direktur Pascasarjana UIN Walisongo, Prof. Dr. Muhyar Fanani, menilai karakteristik unik ini berpotensi besar menjadi senjata soft power yang efektif bagi diplomasi internasional Indonesia.

Muhyar mendorong pemerintah segera menyusun cetak biru (blueprint) diplomasi yang terarah dan berkelanjutan. Gagasan ini memosisikan identitas keagamaan Nusantara bukan sekadar urusan domestik, melainkan pilar diplomasi yang mampu memengaruhi arah hubungan internasional.

Kekuatan sipil di Tanah Air berhasil merawat kondisi damai yang berbanding terbalik dengan situasi kawasan negara-negara Timur Tengah yang masih terus bergejolak.

Menyikapi hal tersebut, akademisi dari Oxford Centre for Christian-Muslim Studies yang juga dosen Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Prof. Sumanto Al-Qurtuby, PhD, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terseret dalam arus konflik mancanegara tanpa pemahaman utuh.

Ia menekankan bahwa persoalan geopolitik, perebutan wilayah, hingga kompetisi kekuasaan berbasis etnis lebih banyak memicu ketegangan di kawasan Arab, bukan sekadar sentimen agama semata.

“Konflik yang kompleks ini muncul karena adanya dinamika internal bagi masing-masing negara,” jelas Sumanto.

Sementara itu, Rektor UIN Walisongo Semarang Prof. Dr. Musahadi, M.Ag. dalam sambutannya mengatakan, seminar tersebut menjadi kesempatan penting bagi sivitas akademika untuk mendiskusikan berbagai persoalan global yang umat Islam Indonesia hadapi.

“Ini merupakan kesempatan besar yang bisa kita manfaatkan untuk berdiskusi tentang permasalahan global yang muncul dan kita hadapi sebagai umat Muslim di Indonesia,” ujar Musahadi.

Kontributor: Raihan Dwi Azile Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.