Gebrakan Unsoed dan Kemnaker, Lulusan Disiapkan ‘Karpet Merah’ ke Dunia Kerja

1 Agustus 2026, 18:35 WIB • 3 menit baca
Momen penyerahan cenderamata antara pimpinan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dan perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI dalam acara inisiasi kerja sama karier mahasiswa.
Penyerahan cenderamata secara simbolis menandai komitmen kolaborasi antara Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI di Rektorat Unsoed, Purwokerto. Sinergi strategis ini difokuskan pada penguatan layanan pusat karier dan program link and match guna mendongkrak serapan lulusan ke dunia industri. (Foto: Istimewa)

BANYUMAS, Jatengdata.com – Pengangguran di kalangan sarjana masih menjadi tantangan yang meresahkan. Merespons kondisi tersebut, pemerintah resmi mewujudkan kerja sama Unsoed Kemnaker. Langkah ini membukakan jalan agar sarjana lebih cepat memasuki dunia industri.

Kedua institusi ini mewujudkan inisiatif kolaborasi melalui pertemuan strategis di Ruang Rapat Rektorat Unsoed, Purwokerto, pada Sabtu (1/8/2026). Melalui forum tersebut, kementerian dan kampus fokus memperkuat layanan karier mahasiswa. Mereka juga memetakan kebutuhan tenaga kerja secara presisi.

Mewakili pihak kampus, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unsoed, Prof. Dr. Norman Arie Prayogo, menyadari sebuah realitas baru. Ia menilai bahwa gelar sarjana dan kompetensi akademik semata tak lagi cukup menjadi tameng keselamatan di era modern.

“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memastikan lulusan tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang,” ujar Prof. Norman.

kerja sama Unsoed Kemnaker ini berpotensi besar mendongkrak serapan lulusan Unsoed. “Kolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan diharapkan dapat memperkuat layanan pengembangan karier, meningkatkan kesiapan kerja lulusan, serta memperluas akses terhadap informasi dan peluang kerja bagi mahasiswa maupun alumni,” imbuhnya.

Sinergi Pusat dan Kampus Atasi Pengangguran

Dukungan penuh juga mengalir dari pemerintah pusat terkait urgensi penyerapan tenaga kerja. Sekretaris Jenderal Kemnaker, Prof. Dr. Cris Kuntadi, menegaskan bahwa perguruan tinggi selalu menempati posisi krusial sebagai mitra strategis pemerintah.

“Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah sangat penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” tegas Prof. Cris.

Ia menambahkan, kampus memegang peran utama dalam mendesain keahlian mahasiswa. “Perguruan tinggi merupakan mitra strategis dalam menyiapkan lulusan yang selaras dengan kebutuhan pasar kerja. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, alumni, dunia usaha, dan pembangunan nasional,” ucapnya.

Sejalan dengan visi tersebut, Kepala Pusat Pasar Kerja Kemnaker, R. Nurhidajat, memaparkan sejumlah program taktis. Kedua pihak siap mengeksekusi langkah tersebut bersama-sama.

“Berbagai program dapat dikolaborasikan bersama perguruan tinggi, mulai dari penguatan layanan pusat karier, penyediaan informasi pasar kerja, hingga berbagai bentuk fasilitasi yang mendukung peningkatan penyerapan lulusan di dunia kerja,” papar R. Nurhidajat.

Eksekusi Program di Tingkat Fakultas

Kesepakatan ini tidak berhenti pada tahap seremonial saja. Para dekan dan pimpinan lembaga di lingkungan Unsoed langsung melanjutkan agenda diskusi teknis bersama jajaran pejabat Kemnaker.

Mereka membedah berbagai peluang implementasi kerja sama. Program ini nantinya akan menyesuaikan karakteristik unik serta kebutuhan spesifik dari masing-masing fakultas.

Kerja sama Unsoed Kemnaker tersebut akhirnya bermuara pada satu komitmen kuat, yakni pengembangan program link and match. Langkah ini bertujuan menjembatani kurikulum pendidikan tinggi dengan realitas dunia usaha secara lebih konkret

Kontributor: Raihan Dwi Azile Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.