Cetak Sejarah! Unsoed Tuan Rumah Ganda KMI Expo & KBMK 2026, Ratusan Kampus Adu Inovasi

30 September 2026, 13:35 WIB • 2 menit baca
Sejumlah mahasiswa sedang berdiskusi di depan stan pameran inovasi pupuk organik dengan latar belakang spanduk KMI Expo Unsoed 2026 bertuliskan Kolaborasi Inovasi Dampak Nyata.
Adu Inovasi: Suasana interaksi antarmahasiswa saat memamerkan produk kewirausahaan mereka di salah satu stan pameran KMI Expo XVII 2026 yang berlangsung di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). (Foto: Dok. Unsoed)

PURWOKERTO, BANYUMAS, Jatengdata.com – Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) mencetak sejarah baru dengan menggelar dua ajang kompetisi nasional berskala besar, yakni Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia Expo atau KMI Expo XVII dan Kompetisi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Bisnis, Manajemen, dan Keuangan (KBMK) 2026, secara bersamaan mulai 29 September hingga 1 Oktober 2026.

Ajang bergengsi ini mempertemukan 368 tim mahasiswa dari 219 perguruan tinggi se-Indonesia di Auditorium Graha Widyatama Prof. Rubijanto Misman untuk mengadu gagasan dan inovasi kewirausahaan.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unsoed, Roy Andreas, memaparkan bahwa ribuan peserta sangat antusias mengikuti kompetisi tahunan ini. Panitia pusat menyeleksi ribuan proposal secara ketat dari berbagai daerah sebelum menetapkan tim yang berhak memamerkan karyanya di tahap akhir.

“Pada KMI Expo XVII 2026 total proposal yang masuk sekitar 3.300 proposal,” ujar Roy.

“Melalui proses yang panjang, yang hadir di KMI Expo ke-17 tahun 2026 di Unsoed ini sebanyak 368 tim yang berasal dari 219 universitas dari Sabang sampai Merauke.”

Adu Inovasi Berdampak Global

KBMK 2026 juga menyedot perhatian yang luar biasa. Babak penyisihan kompetisi ini awalnya melibatkan 1.610 peserta dari 597 tim dan 200 perguruan tinggi. Saat ini, sebanyak 70 peserta dari 25 tim berhasil melaju ke babak grand final di kampus Unsoed.

Perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Sugino, menegaskan bahwa acara ini melampaui sekadar kompetisi bisnis biasa. Ajang besar ini menjadi ruang pembuktian kreativitas dan wadah mahasiswa untuk mengembangkan ide yang bermanfaat luas.

“KMI Expo menjadi ruang penting untuk memperlihatkan hasil pembinaan wirausaha mahasiswa melalui P2MW, sehingga ide dan inovasi yang dikembangkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.

Membentuk Karakter Wirausaha Muda

Plt. Rektor Unsoed, Prof. Dr. Ali Rokhman, menekankan esensi mendalam dari kewirausahaan bagi generasi muda saat ini. Ia menilai proses pembentukan karakter mahasiswa jauh lebih berharga daripada sekadar kemampuan mereka dalam berniaga.

“Kegiatan Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo ini sungguh sebuah waktu yang produktif, reflektif, sekaligus konstruktif dalam menciptakan ruang kolaboratif antara sivitas akademika dengan dunia usaha,” kata Prof. Ali Rokhman.

Rangkaian acara pembukaan ini berlanjut dengan sesi gelar wicara interaktif yang menghadirkan pakar dari Kementerian Ketenagakerjaan dan PT Paragon Corp.

Acara yang berlangsung selama tiga hari ini bertujuan memperluas jejaring strategis dan mendorong lahirnya inovasi mahasiswa yang berakar pada potensi lokal namun memiliki orientasi dampak global.

Kontributor: Raihan Dwi Aziel Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.