Inovasi Undip Akhiri Tradisi Jemur Rumput Laut di Pinggir Jalan Brebes
SEMARANG, Jatengdata.com – Petani rumput laut di Desa Randusanga Kulon, Kabupaten Brebes, kini tak perlu lagi menjemur hasil panen mereka di pinggir jalan yang rentan debu dan cuaca tak menentu. Tim peneliti dari Universitas Diponegoro (Undip) dan Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) mewujudkan perubahan drastis ini dengan menerapkan teknologi ruang pengering tertutup berbasis energi hibrida surya-biomassa bagi UMKM setempat.
Langkah hilirisasi riset tersebut memindahkan seluruh proses pascapanen ke dalam bangunan khusus yang bersih dan terkendali. Ruang pengeringan rumput laut ini memanfaatkan panas matahari sebagai sumber utama dan energi biomassa sebagai pendukung saat cuaca mendung.
Sistem hibrida ini memastikan proses produksi tidak lagi bergantung sepenuhnya pada terik matahari. Peneliti juga melengkapi bangunan tertutup tersebut dengan perangkat blower dan fan exhaust guna mendistribusikan aliran udara panas secara merata.
Rumput laut diletakkan di atas rak bertingkat sehingga sama sekali tidak menyentuh permukaan tanah. Proses ini secara efektif melindungi komoditas dari kontaminasi kotoran maupun hewan laut.
Kualitas Meningkat Signifikan
“Penerapan sistem pengeringan tertutup berbasis energi hibrida merupakan bagian dari kolaborasi hilirisasi teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Teknologi tersebut tidak hanya ditujukan untuk mempercepat proses pengeringan yang semula 18 jam menjadi 8 jam, tetapi juga membantu pelaku usaha menjaga kebersihan serta meningkatkan konsistensi kualitas produk rumput laut kering,” ujar Ketua Tim SINERGI, Prof. Dr. Moh. Djaeni, S.T., M.T., dari Undip.
Program prioritas dari Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek ini tidak berjalan sendiri. Penerapannya turut melibatkan PT Mutiara Global Industry melalui skema pendanaan bersama (co-funding) untuk memaksimalkan transfer teknologi terintegrasi.
Keterlibatan mahasiswa sarjana hingga doktor teknik kimia dalam proyek ini juga memberikan pendampingan langsung bagi masyarakat pesisir.
Fasilitas pengeringan rumput laut ini membuktikan inovasi kampus mampu diterapkan secara berkelanjutan. Dan dapat menghasilkan rumput laut bermutu tinggi yang siap bersaing dengan nilai jual yang jauh lebih kompetitif di pasaran.
Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data
Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.