Profil Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan Harta Kekayaannya
KLATEN, Jatengdata.com – Sosok dan profil Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyita perhatian publik menyusul kabar operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (15/10/2026). Tim lembaga antirasuah mendatangi rumah dinas bupati pada pukul 07.00 WIB sebelum membawa Hamenang menuju Mapolresta Klaten untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Kabar penindakan tersebut turut memancing respons Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang menyatakan keprihatinannya sembari menunggu penetapan resmi dari KPK.
Di balik kabar mengejutkan itu, Hamenang memiliki rekam jejak panjang sebagai politisi muda. Ia meniti karier dari kursi parlemen daerah hingga pucuk pimpinan eksekutif Kabupaten Klaten.
Riwayat Pendidikan dan Organisasi
Berdasarkan data resmi Portal Pemerintah Kabupaten Klaten, pemilik nama lengkap Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom. ini lahir di Klaten pada 26 November 1988. Politisi berusia 37 tahun tersebut merupakan putra dari anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Hj. Kadarwati.
Semasa remaja, Hamenang menempuh pendidikan menengah di SMP Negeri 6 Klaten. Kemudian ia melanjutkan sekolah ke SMA Negeri 2 Klaten pada 2003 hingga 2006. Selepas lulus SMA, Hamenang meneruskan studi jenjang sarjana pada Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta (2006–2011).
Selain aktif di bangku kuliah, dokumen resmi PPID Pemerintah Kabupaten Klaten mencatat kiprah panjang Hamenang di berbagai organisasi. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Koperasi Petani Tembakau Jawa Tengah (KOPTI) periode 2009–2011. Ia juga pernah menjadi Ketua Asosiasi Duta Wisata Indonesia (Awindo) Klaten periode 2010–2014.
Selanjutnya, Hamenang sempat mengemban tugas sebagai Sekretaris Ikatan Mas dan Mbak Jawa Tengah (IMMJ) pada 2012–2014 serta Dewan Pertimbangan Mas dan Mbak Jawa Tengah pada 2020–2023. Di tingkat lokal, Hamenang memimpin Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Klaten untuk masa bakti 2020–2025.
Perjalanan Karier Politik Hamenang Wajar Ismoyo
Sebelum terjun ke panggung politik praktis, Hamenang sempat berkecimpung di dunia penyiaran sebagai reporter televisi dan bekerja di sektor perbankan. Kiprah politiknya bersama PDI Perjuangan melesat cepat ketika ia berhasil meraih kursi anggota DPRD Kabupaten Klaten periode 2014–2019 pada usia 25 tahun.
Berbekal pengalaman satu periode di parlemen, ia kembali melenggang ke gedung dewan pada Pemilu 2019. Saat itu, Hamenang menduduki jabatan strategis sebagai Ketua DPRD Kabupaten Klaten masa bakti 2019–2024.
Karier politiknya mencapai puncak saat ia maju dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Klaten 2024 bersama politisi Partai Gerindra, mendiang Benny Indra Ardhianto. Pasangan ini memenangkan kontestasi dengan mengantongi 395.092 suara atau 52,63 persen dari total suara sah.
Presiden Prabowo Subianto kemudian melantik Hamenang sebagai Bupati Klaten ke-20 periode 2025–2030 di Istana Negara, Jakarta, pada 20 Februari 2025. Ia resmi menggantikan bupati sebelumnya, Sri Mulyani. Namun, sepeninggal Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto yang wafat pada Februari 2026, Gubernur Ahmad Luthfi baru saja melantik istri mendiang Benny, Mahanni Yulindha Pratiwi, sebagai Wakil Bupati Klaten pada Senin (12/10/2026).
Rincian Harta Kekayaan di LHKPN KPK
Sebagai penyelenggara negara, Hamenang rutin melaporkan asetnya melalui sistem Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (e-LHKPN) KPK. Berdasarkan dokumen LHKPN yang ia sampaikan pada 26 Maret 2026 untuk periode tahun 2025, total harta kekayaan bersihnya mencapai Rp5.983.361.557 atau sekitar Rp5,98 miliar.
Jumlah kekayaan tersebut mengalami kenaikan sekitar Rp1,88 miliar apabila berbanding dengan laporan periode 2023 yang tercatat sebesar Rp4.095.808.488. Dalam laporan terbaru untuk periode 2025, Hamenang mencatatkan sejumlah komponen aset utama tanpa memiliki tanggungan utang sama sekali.
Secara terperinci, aset tanah dan bangunan di wilayah Klaten menyumbang porsi terbesar dengan nilai total Rp2,595 miliar. Selain properti, ia melaporkan kepemilikan alat transportasi dan mesin senilai Rp565 juta serta harta bergerak lainnya sebesar Rp263,5 juta.
Lebih lanjut, Hamenang juga mencantumkan kas dan setara kas senilai Rp1.210.861.557 serta kategori harta lainnya sebesar Rp1.349.000.000. Kini, publik tengah menanti keterangan resmi KPK terkait status hukum dan materi pemeriksaan yang menyeret profil Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten tersebut. (*)
Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data
Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.