Beasiswa KIP Wujudkan Mimpi Marsya Anak Penjual Kue Lulus Cumlaude di Undip

29 Juli 2026, 11:51 WIB • 2 menit baca
Marsya Wijayanti, anak penjual kue tenongan di Semarang, tersenyum bahagia mengenakan toga dan selempang Cumlaude saat perayaan wisuda UNDIP bersama ibu dan keluarganya, sukses wujudkan mimpi berkat beasiswa KIP.
Marsya Wijayanti (kedua dari kiri), peraih predikat Cumlaude dari Program Studi Manajemen dan Administrasi Logistik berfoto bersama sang ibu (kedua dari kanan) dan keluarga usai prosesi Wisuda ke-183 Universitas Diponegoro (UNDIP) di Semarang, Jawa Tengah. Anak penjual kue keliling di kawasan Jalan Pemuda ini berhasil mewujudkan mimpi menuntaskan pendidikan tinggi berkat program Beasiswa KIP. (Foto: Dok., Undip)

SEMARANG, Jatengdata.com – Balutan kebaya dan toga hitam dengan selempang kebanggaan menjadi simbol kemenangan nyata Marsya Wijayanti atas garis nasib keluarganya. Lewat ketekunan tiada henti dan sokongan pembiayaan dari beasiswa KIP (Kartu Indonesia Pintar), mimpi besar anak penjual kue tenongan di kawasan Jalan Pemuda Semarang ini akhirnya terwujud. Ia sukses lulus cumlaude di Undip menuntaskan pendidikannya di Program Studi Manajemen dan Administrasi Logistik.

Tumbuh besar di Kota Semarang sebagai anak bungsu dari tiga bersaudara, Marsya menyaksikan langsung kegigihan sang ibu. Setiap hari, ibundanya berjuang mengais rezeki dengan menjajakan kue tradisional, gorengan, hingga nasi bungkus menggunakan tenongan atau wadah makanan dari bambu. Dedikasi tanpa lelah ibunda di sekitar kawasan perkantoran Balaikota dan Jalan Pemuda tersebut menjadi pemantik semangat utama bagi Marsya untuk menuntut ilmu setinggi-tingginya.

Sejak awal, Marsya memantapkan pilihannya di Universitas Diponegoro. Ia melihat reputasi unggul kampus dan memiliki ketertarikan mendalam terhadap efisiensi rantai pasok serta pengelolaan distribusi barang.

Pilihannya masuk ke Program Studi Manajemen dan Administrasi Logistik Sekolah Vokasi terbukti tepat. Sektor logistik memegang peran krusial bagi industri nasional sekaligus menawarkan prospek karier yang sangat luas.

Selama masa perkuliahan, rintangan demi rintangan berhasil ia taklukkan. Mulai dari adaptasi dengan beban akademik yang padat, penyelesaian tugas-tugas terapan, hingga manajemen waktu antara kegiatan kampus dan keluarga.

Berkah Beasiswa KIP

Bagi Marsya, keberhasilannya meraih gelar sarjana terapan di perayaan Wisuda Undip ke-183, pada Selasa (28/7/2026) tak lepas dari peran krusial beasiswa KIP. Bantuan ini tidak sekadar meringankan beban finansial keluarga, tetapi juga memacunya untuk mempertahankan prestasi akademik hingga lulus dengan predikat terbaik.

“Saya ingin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kedua orang tua atas doa, kasih sayang, dan pengorbanan yang tidak pernah berhenti. Dukungan mereka, beserta bantuan beasiswa yang saya terima, menjadi motivasi yang sangat berarti dalam perjalanan studi saya,” ungkap Marsya.

Menatap masa depan, sarjana muda ini berkomitmen untuk segera mengaplikasikan ilmunya di dunia kerja logistik secara profesional sekaligus membanggakan kedua orang tuanya. Keberhasilan Marsya mewujudkan mimpi ini menjadi refleksi nyata bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang.

Dukungan tepat sasaran melalui beasiswa KIP terbukti mampu mencetak lulusan berintegritas tinggi, sekaligus menyulap peluh seorang ibu penjual kue menjadi senyum kebanggaan paripurna.

Kontributor: Raihan Dwi Azile Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.