Pecah Rekor di Wisuda Undip 2026! Doktor Teknik Kimia Ini Borong 10 Jurnal Scopus Hanya dari Satu Disertasi
SEMARANG, Jatengdata.com – Momen dramatis dan gemuruh tepuk tangan mewarnai prosesi wisuda Undip 2026 ke-183 tahap pertama di Semarang, Senin (27/7/2026). Di tengah perayaan kelulusan ribuan mahasiswa, seorang dosen muda sekaligus wisudawan Program Doktor Teknik Kimia Undip Dr. Dani Puji Utomo, sukses mencuri perhatian publik berkat pencapaian spektakulernya. Ia berhasil menembus 10 jurnal Scopus internasional bereputasi yang lahir dari satu penelitian disertasinya.
Capaian akademis yang terbilang ekstrem ini menjadi bukti nyata tingginya kualitas riset di kampus terbaik di Jawa Tengah tersebut. Bagi kalangan akademisi, cara tembus jurnal Scopus sering kali menjadi tantangan berat. Namun, Dr. Dani membuktikan bahwa ekosistem riset yang tepat mampu menghasilkan inovasi dengan produktivitas tinggi.
Rahasia Tembus Jurnal Scopus
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Dani membongkar “rahasia” di balik keberhasilannya merajai publikasi internasional. Ia menyebut fasilitas dan pendampingan intensif dari pihak kampus memegang peranan krusial.
“Saya berterima kasih karena peran Undip begitu besar dalam proses ini. LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Red.), misalnya, rutin mengadakan Writing Camp. Saya juga aktif mengikuti klinik manuskrip di Fakultas Teknik,” ungkap Dr. Dani.
Ia juga berpesan kepada rekan sejawatnya untuk terus menulis guna mendongkrak peringkat universitas serta melahirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dominasi Cum Laude di wisuda Undip 2026
Pencapaian gemilang dari program Doktor Teknik Kimia UNDIP ini sejalan dengan peningkatan kualitas lulusan secara keseluruhan. Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan Undip, Prof. Dr.rer.nat. Ir. Heru Susanto, S.T., M.M., M.T., melaporkan bahwa dari total 5.925 wisudawan pada periode ini, sebanyak 65,49 persen sukses meraih predikat cum laude.
Tidak hanya mencetak lulusan berprestasi secara akademis, Undip juga menunjukkan komitmen inklusivitasnya. Pada wisuda kali ini, institusi tersebut berhasil meluluskan 140 mahasiswa penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) atau Bidikmisi. Hal ino membuktikan bahwa akses pendidikan berkualitas tinggi terbuka bagi semua kalangan tanpa memandang latar belakang ekonomi.
Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menyatakan kebanggaannya atas terbangunnya iklim riset yang kuat di kampusnya.
“Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa doktor Undip tidak hanya mampu menyelesaikan studi tepat waktu, tetapi juga menghasilkan luaran penelitian yang diakui di tingkat internasional,” tegasnya.
Peringkat Dunia THE WUR 2025
Reputasi UNDIP di kancah global memang terus meroket. Dalam THE (Times Higher Education) World University Rankings 2025, UNDIP mantap berada di peringkat ke-5 di Indonesia dan masuk dalam kelompok peringkat 501–600 Asia.
Pembangunan fasilitas berkelas dunia seperti Diponegoro Edu Park hingga riset terapan unggulan—mulai dari mesin penjernih air untuk warga pesisir Jawa Tengah hingga pengelolaan sampah berkonsep zero waste—semakin mengukuhkan posisi institusi ini.
Tidak heran jika wisuda Undip 2026 kali ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan panggung unjuk gigi kualitas pendidikan tinggi Indonesia di mata dunia.
Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data
Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.