Ketulusan Guru TK Aisyiyah Mengabdi di Tengah Gaji Pas-pasan
SEMARANG, Jatengdata.com – Lautan kerudung biru berpadu seragam batik hijau keemasan memenuhi seluruh penjuru gedung olahraga hingga ke deretan tribun tertinggi. Ribuan bendera putih kecil berkibar serempak di tangan para guru TK Aisyiyah yang menyambut kehadiran Mendikdasmen Abdul Mu’ti dan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam momentum penguatan wajib belajar 13 tahun di Semarang.
Senyum hangat terpancar dari wajah para ibu pendidik yang mengenakan selendang kuning dan topi putih di lantai utama arena GOR Jatidiri, Semarang, Sabtu (24/20/2026). Padahal, di balik riuh antusiasme 10.000 peserta Apel Akbar Guru TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) se-Jawa Tengah tersebut, tersimpan kisah ketabahan mereka yang bertahan dengan penghasilan sederhana. Namun, keterbatasan materi itu sama sekali tidak menyurutkan langkah mereka untuk merayakan Milad ke-107 TK ABA dan Milad ke-29 Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Jawa Tengah.
Suasana di dalam gedung olahraga terasa begitu hidup saat deretan kipas angin besar menyapu kerumunan ribuan pendidik yang saling melambaikan tangan. Selanjutnya, Mendikdasmen Abdul Mu’ti yang mengenakan batik gelap dan peci hitam naik ke panggung utama bersama Ahmad Luthfi serta jajaran pengurus IGABA. Mereka menekan tombol seremoni secara bersamaan di depan layar raksasa bertema Generasi Emas 2045 sebagai simbol komitmen memajukan pendidikan prasekolah.
Sosok Idola Anak
Mendidik anak pada fase paling awal kehidupan tentu menuntut kesabaran ekstra dari setiap tenaga pendidik. Apalagi, mereka tidak sekadar mengenalkan huruf dan angka, melainkan juga merawat rasa ingin tahu anak setiap hari. Oleh sebab itu, Mendikdasmen Abdul Mu’ti memandang peran pendidik taman kanak-kanak jauh melampaui tugas mengajar konvensional di dalam ruang kelas.
Ribuan peserta yang memadati ruangan menyambut hangat penegasan menteri tersebut. “Guru TK adalah role model bagi anak-anak, bukan hanya sebagai pengajar, melainkan juga sebagai orangtua dan sosok idola bagi anak-anak,” kata Abdul Mu’ti.
Sejalan dengan pandangan tersebut, pendidikan anak usia dini harus menempatkan kegembiraan dan proses bermain sebagai bagian utama pembelajaran. Selain itu, guru TK Aisyiyah maupun pendidik PAUD lainnya perlu memahami kebutuhan setiap anak serta menciptakan suasana belajar yang aman dan menyenangkan. Dengan demikian, anak memperoleh ruang leluasa untuk bermain, bertanya, bereksplorasi, dan berkreasi tanpa memikul beban akademik yang terlalu berat.
Ketulusan Guru TK Aisyiyah
Di sisi lain, realitas penghasilan para pendidik di jenjang paling awal ini turut menyentuh empati Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Ia mengakui bahwa mendampingi anak mengenal lingkungan, membangun karakter, dan belajar bersosialisasi bukanlah pekerjaan yang mudah. Kendati demikian, para guru TK Aisyiyah tetap menjalankan pengabdian tersebut dengan penuh kesabaran.
Di hadapan ribuan ibu pendidik berseragam batik hijau, gubernur menyampaikan rasa hormatnya secara terbuka. “Terima kasih meski dengan gaji pas-pasan ibu-ibu sekalian bekerja dengan hati. Jadi guru TK itu tidak gampang, saya tidak sanggup membayangkan dulu TK saya kayak apa,” ujar Ahmad Luthfi.
Lebih lanjut, Ahmad Luthfi menempatkan sektor pendidikan sebagai fondasi utama bagi kemajuan Jawa Tengah sekaligus jalan mendasar untuk mengentaskan kemiskinan. Menurutnya, masyarakat dan pemerintah tidak boleh memandang pendidikan sekadar sebagai pelengkap kebutuhan dasar semata. Sebab, pengalaman belajar pada masa awal kehidupan turut membentuk kemandirian, kreativitas, dan kemampuan sosial generasi mendatang.
Oleh karena itu, pemerintah provinsi terus mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia sejak jenjang prasekolah. “Di Jateng ini, alas dasar untuk pengentasan kemiskinan paling utama adalah aspek pendidikan. Bukan hanya sandang, pangan, papan, melainkan paling pokok adalah pendidikan. Anak-anak kita yang masih kecil akan menjadi landasan Jawa Tengah maju berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045,” kata Luthfi.
Peta Jalan Wajib Belajar 13 Tahun
Guna mewujudkan visi besar tersebut, Mendikdasmen Abdul Mu’ti tengah memperluas akses pendidikan sejak usia dini melalui kebijakan wajib belajar 13 tahun. Program strategis ini mencakup satu tahun pendidikan prasekolah sebelum anak resmi memasuki jenjang sekolah dasar (SD). Namun, data kementerian menunjukkan bahwa baru 66 persen anak yang masuk SD tercatat pernah mengikuti pendidikan PAUD atau TK.
Artinya, sebagian besar anak Indonesia lainnya masih memulai pendidikan dasar tanpa mengantongi pengalaman belajar di jenjang prasekolah. Kondisi ini tentu melahirkan tantangan bersama untuk memperluas jangkauan layanan PAUD dan TK ke seluruh wilayah. Dengan begitu, seluruh anak dari berbagai latar belakang keluarga dapat menikmati kesempatan belajar sejak dini secara merata.
Di samping memperluas akses peserta didik, pemerintah pusat juga menggenjot peningkatan kualitas sarana dan prasarana melalui program revitalisasi. Pada tahun 2025, tercatat sebanyak 1.356 TK telah menerima bantuan revitalisasi fasilitas belajar dari pemerintah. Selanjutnya, kementerian meningkatkan jumlah penerima bantuan tersebut secara signifikan menjadi 13.831 TK di seluruh Indonesia pada tahun 2026.
Di Jawa Tengah sendiri, penguatan layanan PAUD dan TK sangat membutuhkan sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, organisasi masyarakat, serta lembaga pendidikan. Kerja sama lintas sektor ini tidak hanya menyasar perbaikan fasilitas fisik, tetapi juga mencakup peningkatan kompetensi pendidik dan pemenuhan hak tumbuh kembang anak.
Sementara itu dalam sambutannya Ketua PW IGABA Jawa Tengah, Nursih, mengajak seluruh guru TK Aisyiyah se-Jawa Tengah untuk senantiasa percaya diri dan tidak merasa minder dalam menjalankan peran sebagai pendidik untuk mencerdaskan anak-anak bangsa.
“Tunjukkan rasa percaya diri kalian. Jangan pernah ragu atau minder. Kita adalah garda terdepan dalam membentuk karakter generasi emas bangsa dan mencetak kader Persyarikatan,”
Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data
Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.