Hansip Reborn! 243 Ribu Satlinmas Jateng Turun Tangan Tangkal Hoaks

30 September 2026, 19:37 WIB • 2 menit baca
Kerumunan anggota Satlinmas Jateng berseragam abu-abu tampak ceria berswafoto menggunakan telepon seluler di lapangan terbuka.
Gubernur Ahmad Luthfie bersama sejumlah anggota Satlinmas tampak antusias mengabadikan momen kebersamaan menggunakan telepon seluler mereka di sela-sela kegiatan apel akbar.

SEMARANG, Jatengdata.com – Sebanyak 243.543 anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) se-Jawa Tengah kini mengemban misi baru yang lebih krusial. Pasukan berseragam hijau ini tidak sekadar menjaga keamanan wilayah, tetapi langsung turun tangan merespons kebencanaan hingga menangkal peredaran hoaks di tengah masyarakat.

Transformasi peran ini menggema kuat dalam Apel Akbar Satlinmas di Stadion Pandanaran, Wujil, Kabupaten Semarang, Rabu (30/9/2026). Jawa Tengah resmi menggaungkan semangat “Hansip Reborn” guna memperkuat kembali sistem gotong royong warga yang responsif. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa penguatan Satlinmas Jateng membutuhkan adaptasi pola kerja yang lebih profesional.

“Tugas utamanya memang menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, tapi sekarang lebih jauh dari itu. Kita ingin kekuatan 243 ribu lebih Satlinmas di Jateng yang selama ini sudah bekerja di tengah warga semakin solid, semakin siap, dan semakin cepat merespons ketika masyarakat membutuhkan,” kata Luthfi.

Gubernur juga mendorong pemerintah provinsi dan kabupaten/kota memberikan dukungan penuh. Kehadiran pemerintah sangat penting agar seluruh personel Satlinmas Jateng mampu menjalankan tugasnya secara optimal di lapangan.

Garda Terdepan Literasi Digital

Peran Satlinmas Jateng kini semakin meluas melampaui tugas tradisional mereka. Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappidsus), Aris Marsudiyanto, mengingatkan bahwa anggota Linmas harus adaptif terhadap derasnya arus informasi media sosial. Satlinmas Jateng juga menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan serta kelestarian lingkungan hidup.

“Linmas di manapun untuk selalu menjaga ketertiban umum, tanggap terhadap bencana, menjaga ketahanan pangan, menjaga kelestarian lingkungan hidup, hingga mengawal program pemerintah sehingga hasilnya memuaskan,” ujar Aris.

Aris secara khusus menyoroti ancaman ujaran kebencian yang berpotensi memecah belah warga. Menyikapi hal tersebut, pemerintah turut mencanangkan Gerakan Nasional Jempol Baik dalam apel akbar ini. Kampanye tersebut membidik edukasi penyaringan informasi sebelum warga membagikannya ke ruang publik.

“Mari kita bina, kita bimbing, kita biasakan kepada seluruh masyarakat, anak-anak, saudara-saudara, dan keluarga kita menggunakan jempolnya dengan baik. Saring dulu setiap ada berita, jangan langsung di-share,” katanya.

Kekuatan Terbesar Tingkat Nasional

Provinsi Jawa Tengah saat ini memegang rekor jumlah anggota asosiasi Linmas (Aslinmas) terbanyak di Indonesia. Jawa Tengah mencatatkan 75.738 anggota Aslinmas yang aktif mengawal ruang sosial dari provokasi yang merugikan.

Kabupaten Semarang menempati urutan pertama daerah dengan jumlah personel terbanyak, yakni mencapai 32.854 anggota. Posisi berikutnya diisi oleh Kabupaten Brebes dengan lebih dari 24 ribu anggota, disusul Kabupaten Wonosobo sebanyak 5.087 anggota. Seluruh elemen Satlinmas Jateng ini siap menyukseskan program Hansip Reborn sebagai wujud nyata mitigasi bencana dan edukasi literasi digital di tingkat desa.

Kontributor: Raihan Dwi Aziel Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.