Malam Ini! Pembukaan MTQ Nasional 2026 di Semarang Pecahkan Rekor MURI, Terbuka untuk Umum
SEMARANG, Jatengdata.com – Sebanyak 25.000 orang siap memecahkan rekor dengan menyanyikan lagu secara massal dalam perhelatan Pembukaan MTQ Nasional 2026 di Lapangan Simpang Lima, Kota Semarang, pada Sabtu (12/9/2026) malam ini. Panitia memastikan acara megah bersama penyanyi religi Opick dan tarian kolosal ini terbuka secara gratis bagi masyarakat umum.
Sebelumnya, panitia merancang acara pembukaan ini dengan pengaturan protokoler yang ketat. Namun, setelah melewati proses koordinasi lebih lanjut, panitia akhirnya membuka akses luas agar seluruh lapisan warga dapat turut merasakan kemeriahan gelaran nasional tersebut.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengajak seluruh warga untuk datang langsung dan memadati area Simpang Lima. Menurutnya, masyarakat patut menikmati MTQ di Simpang Lima Semarang ini karena gelaran tersebut bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan juga hiburan bernuansa religi.
“Masyarakat bisa menikmati (pembukaan MTQ), di situ ada tarian kolosal, lalu ada Mars MTQ yang memecahkan rekor MURI,” ujar Taj Yasin Maimoen di kompleks kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Jumat (11/9/2026).
Guna mengakomodasi antusiasme warga, pihak panitia telah menyiapkan sejumlah titik strategis di kawasan pusat kota tersebut.
“Monggo masyarakat, saya minta datang saja enggak masalah. Kita sudah menyiapkan tempat-tempatnya yang ada di Simpang Lima, mereka bisa langsung menikmati acara pembukaan MTQ,” ajaknya.
Target Pemecahan Rekor MURI
Daya tarik utama dalam acara malam ini adalah pemecahan Rekor MURI Mars MTQ. Aksi menyanyi massal ini tidak hanya melibatkan peserta yang hadir secara fisik di lapangan, tetapi juga ratusan ribu partisipan secara daring.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Jawa Tengah, Saiful Mujab, memaparkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan infrastruktur digital untuk mengakomodasi peserta dari berbagai wilayah.
“Rekor MURI terkait lagu Mars MTQ yang insyaallah akan dihadirkan secara offline sebanyak 25.000 orang, adapun yang 180 ribu orang itu melalui Zoom dari seluruh masyarakat, sekolah dan lain sebagainya,” kata Saiful.
Ia juga menegaskan bahwa Jawa Tengah telah bersiap penuh sebagai tuan rumah penyelenggaraan. Panitia telah menata seluruh fasilitas lomba, petugas, hingga penyambutan kafilah untuk memastikan kelancaran acara.
Momentum Pelayanan Tamu Daerah
Sebanyak 17 gubernur dari seluruh Indonesia beserta ribuan anggota kafilah berencana menghadiri Pembukaan MTQ Nasional 2026 malam ini. Pemerintah Provinsi memandang kehadiran tamu dari berbagai wilayah ini sebagai peluang strategis bagi daerah.
Oleh karena itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menginstruksikan seluruh panitia dan aparatur yang bertugas sebagai liaison officer (LO) untuk memberikan pelayanan maksimal.
“Saya selalu menekankan bahwa kita menjadi tuan rumah, tentu saja menjadi tuan rumah yang baik. Bagaimana kita memuliakan tamu,” ujarnya.
Sumarno berharap keramahan tulus masyarakat Jawa Tengah mampu meninggalkan kesan positif bagi para tamu. Pengalaman baik ini berpotensi menarik minat kunjungan wisata pada masa mendatang saat para kafilah membawa cerita positif tentang Jawa Tengah ke daerah asalnya, melengkapi kemeriahan Pembukaan MTQ Nasional 2026 malam ini.
Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data
Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.