PWNU Jawa Tengah Gelar Apel Hari Santri 2026 di Kendal, Tekankan Peran Santri di Era Digital

22 Oktober 2026, 15:31 WIB • 3 menit baca
Ribuan santri berbaris mengikuti Apel Hari Santri 2026 PWNU Jawa Tengah di Pondok Pesantren Al Musyaffa' Kendal dengan latar tiang bendera dan spanduk acara.
APEL HARI SANTRI 2026 – Ribuan santri berbaris khidmat mengikuti rangkaian Apel Hari Santri 2026 yang digelar oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah di Pondok Pesantren Al Musyaffa', Ngampel, Kabupaten Kendal, Kamis (22/10/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Tanfidziyah PWNU Jateng KH Abdul Ghaffar Rozin ini mengusung tema besar "Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri." (Foto: Dok. PWNU Jateng/Jatengdata.com)

KENDAL, Jatengdata.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah menggelar Apel Hari Santri 2026 di Pondok Pesantren Al Musyaffa’, Ngampel, Kabupaten Kendal, pada Kamis, 22 Oktober 2026. PWNU melaksanakan kegiatan ini guna menyukseskan peringatan Hari Santri Nasional tingkat Provinsi Jawa Tengah yang digaungkan oleh Gubernur Ahmad Luthfi bersama Wagub Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin).

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin), memimpin langsung barisan peserta sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, Gus Rozin menegaskan bahwa peringatan Hari Santri menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali tekad mengisi kemerdekaan yang diperjuangkan oleh para ulama dan santri.

Ia mengingatkan bahwa sejarah kemerdekaan Indonesia bersandar pada jasa para kiai Nahdlatul Ulama, yang tidak dapat melepaskan diri dari Fatwa Jihad serta Resolusi Jihad oleh Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari.

Semangat Resolusi Jihad dan Relevansinya

Selanjutnya, Gus Rozin membacakan amanat Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin). Amanat tersebut menjelaskan bahwa Resolusi Jihad yang dicetuskan pada September dan disahkan melalui pertemuan alim ulama di Surabaya pada 21–22 Oktober 1945 memberikan kekuatan spiritual untuk mempertahankan kemerdekaan. Para kader kini meneruskan semangat tersebut guna mengatasi berbagai persoalan bangsa seperti kemiskinan, kebodohan, kerusakan lingkungan, serta korupsi.

Lebih lanjut, Gus Rozin menyoroti tantangan santri di Jawa Tengah yang semakin berat di tengah arus digitalisasi. Ia menegaskan bahwa para santri harus saling mewarnai dan menolak keras posisi untuk diwarnai oleh perkembangan zaman.

Santri bersama ulama memikul tanggung jawab besar dalam mengisi pembangunan, menjaga akar tradisi, sekaligus menguasai teknologi. Rangkaian apel khidmat tersebut pun tuntas dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah, KH Ubaidillah Shodaqoh.

Rangkaian Acara Hari Santri 2026

Peringatan Hari Santri 2026 oleh PWNU Jawa Tengah sudah dimulai sejak Rabu malam, 21 Oktober 2026, melalui kegiatan Khotmil Qur’an dan Istighotsah bersama Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) Jateng di Gedung PWNU Jawa Tengah.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, PWNU Jawa Tengah menyalurkan sejumlah apresiasi dan bantuan nyata. Salah satunya adalah penyerahan penghargaan senilai Rp10 juta kepada masing-masing dari tiga guru Madrasah Diniyah (Madin) NU. Pada kesempatan itu Gus Rozin menambahkan dana secara spontan sebesar Rp5 juta dari kantong pribadinya.

PWNU Jateng juga menyerahkan hadiah umrah bagi tiga guru Madin NU Kota Semarang. Adapula apresiasi kepada guru Madin NU dari Pemerintah Kota Semarang.

Melalui Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU), PWNU Jateng turut menyalurkan bantuan gerobak dan modal usaha kepada para pelaku UMKM.

Selain itu, rangkaian kegiatan mencakup program Kiai dan Ibu Nyai Mantu Santri di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Kota Semarang, Rabu (21/10/2026). Acara ini memfasilitasi pernikahan 62 pasangan santri dari berbagai daerah di Jawa Tengah sebagai hasil kolaborasi Kemenag RI dan RMINU PWNU Jateng.

Seluruh rangkaian peringatan Hari Santri 2026 ini mengusung tema besar “Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri.”

Kontributor: Raihan Dwi Aziel Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.