Penantian 47 Tahun Berakhir, Ini Instruksi Sekda Jateng Sambut MTQ Nasional 2026
SEMARANG, Jatengdata.com – Setelah penantian panjang selama hampir setengah abad, Provinsi Jawa Tengah akhirnya kembali dipercaya menjadi tuan rumah gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional. Menyambut momen bersejarah ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng, Sumarno, mengeluarkan instruksi khusus bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) . Instruksi untuk menyukseskan MTQ Nasional 2026 Jawa Tengah yang akan berlangsung pada 11-20 September mendatang.
Jawa Tengah terakhir kali menjadi tuan rumah perhelatan akbar keagamaan ini pada tahun 1979 silam. Fakta ini membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng menaruh perhatian ekstra agar acara berskala nasional ini berjalan meriah dan sukses.
“Sebentar lagi, mulai tanggal 11 September, kita punya gawe besar. Sejak tahun 1979, jadi sudah 47 tahun, kita kembali menjadi tuan rumah MTQ ke-31,” ujar Sumarno saat memimpin apel di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Senin (31/8/2026).
Instruksi Khusus untuk ASN Pemprov Jateng
Bagi Sumarno, penyelenggaraan MTQ Nasional 2026 di Jawa Tengah bukan sekadar rutinitas kompetisi keagamaan. Perhelatan ini memiliki nilai strategis yang sangat tinggi untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah dinamika masyarakat.
Ia menekankan bahwa ajang ini menjadi momentum emas untuk membumikan pemahaman Al-Qur’an. Sekaligus juga untuk mengimplementasikan nilai-nilai kebaikannya dalam kehidupan sehari-hari masyarakat luas. Oleh karena itu, Sumarno meminta seluruh jajaran pegawai Pemprov Jateng untuk turun tangan langsung menggaungkan acara ini.
“Event ini perlu kita gaungkan. Teman-teman bisa upload di media sosial masing-masing,” tegasnya. Ia berharap para pegawai tidak hanya sekadar hadir, tetapi aktif menjadi agen informasi yang menyebarkan euforia MTQ Nasional 2026 Jawa Tengah ke seluruh penjuru negeri.

Dampak Positif Skala Nasional
Kehadiran kafilah dan delegasi dari 38 provinsi di seluruh Indonesia dipastikan akan membawa perputaran ekonomi dan dampak sosial yang masif. Pemprov menargetkan acara ini tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga sukses memberdayakan potensi lokal.
“Kita tentunya berharap event ini punya dampak yang besar di Jawa Tengah, karena nanti yang akan hadir di Jawa Tengah ini dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia,” kata Sumarno menambahkan.
Sebagai penutup, Sumarno juga memberikan apresiasi kepada seluruh ASN yang telah menyukseskan rangkaian perlombaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah. Ia berharap semangat “Grumegut Nyawiji” yang tercipta dari perayaan tersebut dapat dipertahankan. Hal ini menjadi modal utama untuk menyambut para tamu dalam puncak pelaksanaan MTQ Nasional 2026 Jawa Tengah pertengahan September nanti.
Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data
Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.