Rektor Unsoed Tersangka KPK, Kampus Pastikan Wisuda dan Layanan Akademik Tetap Aman
BANYUMAS, Jatengdata.com – Pihak rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) memastikan kegiatan akademik dan agenda wisuda tetap berjalan normal menyusul penetapan rektor Unsoed tersangka KPK. Kepastian ini muncul setelah Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi merespons cepat dengan berkoordinasi bersama Ketua Senat Unsoed untuk menetapkan mekanisme kepemimpinan masa transisi.
Kementerian mengambil langkah cepat ini pasca-Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi penerimaan mahasiswa baru. KPK menahan tiga pucuk pimpinan, yang meliputi Rektor Unsoed Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc. Agr., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Prof. Norman Arie Prayogo, serta Kepala Bagian Akademik Eko Sumanto.
“Tadi kira-kira dua jam yang lalu Pak Menteri sudah menelepon langsung kepada Ketua Senat. Intinya adalah dalam waktu dekat Pak Menteri akan mengutus Pak Sekjen untuk datang ke Unsoed mendiskusikan tentang langkah-langkah yang akan diambil,” ujar Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat Unsoed, Prof. Dr. Waluyo Handoko, S.IP., M.Sc., dalam konferensi pers di Gedung Rektorat, Sabtu (22/8/2026) sore. Hadir pula dalam konferensi tersebut Wakil Rektor I Bidang Akademis, Prof. Dr. Ir. Noor Farid, M.Si dan Juru Bicara Unsoed Dr. Edi Santoso, S.Sos., M.Si.
Nasib Wisuda dan Penandatanganan Ijazah
Kekosongan kursi kepemimpinan akibat rektor Unsoed tersangka KPK ini tak pelak memicu keresahan. Hal ini terutama bagi ribuan mahasiswa tingkat akhir yang mempertanyakan keabsahan ijazah mereka.
Merespons hal tersebut, Prof. Noor Farid menggaransi bahwa seluruh prosesi kelulusan tidak akan mandek di tengah jalan. Pihak rektorat bersama utusan kementerian akan segera memutuskan figur pengganti sementara rektor yang berwenang membubuhkan tanda tangan di ijazah.
“Terkait wisuda akan kita konsultasikan dengan Pak Sekjen waktu beliau datang, khususnya tentang tanda tangan ijazah. Kita sesuaikan dan konsultasikan, intinya wisuda tetap berjalan,” tegas Prof. Noor Farid meredam kekhawatiran sivitas akademika.

Guncangan Integritas dan Jaminan Kampus
Skandal yang menyeret para petinggi kampus ini menjadi pukulan telak bagi marwah pendidikan tinggi. Mewakili kelembagaan, Prof. Waluyo Handoko menyampaikan keprihatinan mendalam atas pusaran dugaan gratifikasi ini.
“Institusi memandang persoalan tersebut sebagai kejadian serius yang mencederai nilai integritas, keadilan, dan kepercayaan publik yang selama ini dijunjung tinggi dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi, khususnya dalam proses penerimaan mahasiswa baru,” tegas Prof. Waluyo saat membacakan poin pertama sikap resmi Unsoed.
Menyikapi proses penegakan hukum yang sedang berjalan, pihak universitas menegaskan komitmennya untuk tidak mengintervensi dan menghormati wewenang lembaga antirasuah.
“Universitas menyerahkan sepenuhnya proses pemeriksaan kepada KPK dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah bagi pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka, sampai adanya putusan hukum yang berkekuatan tetap,” tambahnya menegaskan poin kedua sikap institusi.
Meski berada dalam turbulensi manajerial, pimpinan universitas memastikan badai ini tidak akan melumpuhkan denyut nadi kampus. Kampus menggaransi seluruh roda tata kelola institusi, pelayanan publik, perkuliahan, hingga aktivitas penelitian tetap beroperasi secara optimal dan normal.
Mengantisipasi bola liar di tengah masa transisi ini, rektorat turut mengeluarkan imbauan tegas agar dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga alumni dapat menahan diri. Rektorat meminta mereka untuk tidak menyebarkan informasi simpang siur demi menjaga kondusivitas lingkungan akademik.
Penetapan rektor Unsoed tersangka KPK ini pada akhirnya menjadi momentum bagi pihak kampus untuk mengevaluasi diri secara menyeluruh. Institusi berkomitmen merombak tata kelola berkelanjutan guna memastikan sistem penerimaan mahasiswa baru dan seluruh layanan akademik ke depan benar-benar akuntabel serta bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data
Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.