Kapolri dan Deretan Menteri Siap Hadiri Megahnya Muktamar XVI Tapak Suci di Semarang

6 Agustus 2026, 14:15 WIB • 2 menit baca
Ilustrasi ribuan pesilat Tapak Suci Putera Muhammadiyah berseragam merah duduk bersila dengan rapi di sebuah lapangan rumput terbuka saat mengikuti kegiatan apel massal.
ILUSTRASI. Suasana kegiatan apel massal pesilat Tapak Suci. Gambar ini merepresentasikan kekompakan dan skala massal para pesilat, sebagai ilustrasi menyambut kemegahan Opening Ceremony Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang akan digelar di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, Sabtu (8/8/2026).

SEMARANG, Jatengdata.com – Pembukaan atau Opening Ceremony Muktamar XVI Tapak Suci akan berlangsung megah. Panitia menghadirkan Kapolri, jajaran menteri, hingga 57 pesilat mancanegara di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, pada Sabtu (8/8/2026).

Perhelatan akbar ini menjadi momentum strategis bagi organisasi otonom Muhammadiyah tersebut untuk menunjukkan eksistensi di kancah nasional, Hal ini sekaligus juga untuk merumuskan masa depan pencak silat Indonesia.

Muktamar XVI Tapak Suci bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi panggung unjuk kekuatan budaya bangsa. Acara ini menyajikan atraksi spektakuler berupa senam Sang Surya yang melibatkan 7.971 peserta. Dr. Riski Adi Wijaya, M.Pd., memandu langsung pertunjukan masal tersebut sebagai Show Director.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., akan membuka acara ini secara resmi. Sejumlah tokoh penting negara juga telah memastikan kehadiran mereka. Para tamu kehormatan tersebut meliputi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, serta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

“Kita bisa bermusyawarah untuk merencanakan organisasi 5 tahun ke depan dengan sebaik-baiknya,” ujar Organizing Committee Muktamar Tapak Suci, Rony Syaifullah, di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Rabu (5/8/2026).

Sinergi Pemerintah dan Organisasi Bela Diri

Kehadiran para pejabat negara ini menunjukkan tingginya dukungan pemerintah terhadap Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Pemerintah memandang seni bela diri ini memiliki peran besar dalam membentuk karakter disiplin generasi muda. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng juga bersiap menyambut para tamu sebagai representasi tuan rumah daerah.

Rony menambahkan, panitia ingin memberikan kesan terbaik bagi seluruh peserta dan tamu undangan. Pihaknya berharap acara ini menjadi tonggak sejarah baru bagi perkembangan seni bela diri asli Nusantara.

“Muktamar ini menjadi momentum bagi Tapak Suci untuk menunjukkan jati dirinya yang memegang teguh seni bela diri asli Indonesia, yakni pencak silat,” tegas Rony.

Lingkungan akademis turut memberikan dukungan penuh. Rektor Unimus, Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd., memfasilitasi kampusnya sebagai lokasi utama sidang pleno.

Mengusung tema “Berakar Tradisi Menuju Tapak Suci Modern, Mandiri, dan Mendunia”, musyawarah nasional ini bertujuan melahirkan program strategis untuk mencetak atlet berprestasi global.

Kontributor: Raihan Dwi Azile Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.