2.000 Jamaah Bakal Padati Hari Ber-Muhammadiyah Semarang Besok, Banser NU Turut Mengamankan
SEMARANG, muhammadiyahsemarangkota.org- Sebanyak 2.000 warga persyarikatan bersiap memadati Halaman Kantor Kecamatan Genuk. Mereka akan menghadiri perhelatan akbar Hari Ber- Muhammadiyah Semarang, Ahad besok (12/4/2026).
Perhelatan yang akan dihadiri salah satu Ketua PP Muhammadiyah Dr. H. Agus Taufiqurrohman, Sp.S., M.Kes. ini bukan sekadar ajang konsolidasi organisasi. Sebaliknya, acara ini mewujudkan kolaborasi lintas ormas dan memberdayakan ekonomi lokal secara nyata.
Sinergi Keamanan dan Pesan Ukhuwah
Selanjutnya, Ketua Pimpinan Daerah (PDM) Muhammadiyah Semarang, Dr. Fachrur Rozi, menegaskan satu hal penting. Akademisi UIN Walisongo Semarang ini menyebut perhelatan pasca-Ramadan ini membawa pesan inklusivitas yang terukur. Oleh karena itu, panitia menyebar sekitar 60 undangan khusus untuk tokoh VIP. Para tamu undangan ini berasal dari kalangan pejabat pemerintah, ormas, partai politik, hingga pengusaha.
“Perhelatan ini bukan sekadar unjuk eksistensi organisasi, melainkan wujud nyata ukhuwah Islamiyah,” ujar Fachrur Rozi.
Ia menambahkan bahwa kehadiran Banser yang turut mengamankan acara sangatlah berarti. Fakta ini membuktikan perbedaan wadah tidak pernah menghalangi persaudaraan sejati di akar rumput.
Oleh sebab itu, potret ukhuwah ini melibatkan 10 personel Banser Nahdlatul Ulama (NU). Ketua Panitia, H. Muhammad Sokha, S.Kom., membenarkan informasi kerja sama lintas ormas ini. Bahkan, panitia meminjam halaman kantor Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Genuk. Lokasi ini berfungsi sebagai satu dari tiga kantong parkir tambahan.
“Di samping kerja sama meminjam tiga lokasi parkir alternatif, kami juga meminta bantuan pengamanan,” tegas Sokha.
Lebih lanjut, personel Banser akan menjaga area bersama pasukan Kokam dan Tapak Suci, dari unsur pengamanan internal Muhammadiyah. Pihak Kepolisian Genuk juga ikut turun tangan mengatur kelancaran arus lalu lintas.
Intervensi Stunting dan Putaran Ekonomi UMKM
Selain itu, acara Muhammadiyah Semarang ini mencatatkan angka partisipasi sosial yang sangat jelas. Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Genuk berkolaborasi apik dengan Dinas Ketahanan Pangan (DKP). Keduanya secara khusus menyasar program penanganan masalah tengkes atau stunting.
Berdasarkan pendataan, terdapat 90 anak rawan stunting di wilayah Genuk. Sebagai langkah awal, panitia mengalokasikan bantuan paket gizi spesifik. Mereka membagikan paket senilai Rp100.000 kepada 10 penerima manfaat prioritas.
Bahkan, armada mobil keliling “Kempling Semar” juga turut mendistribusikan bahan pokok murah bagi warga.. Yakni berupa sembako murah dan juga sayur murah, Rp 10.000 dapat 3 paket sayur. Khusus untuk sembako murah, masyarakat agar membawa fotocopy KTP dan akan berlaku minimal pembelian
Di sektor perputaran ekonomi, panitia secara resmi memfasilitasi 18 stan bazar UMKM.
Sementara untuk mencegah kemacetan, Sokha dan timnya telah merangkul ketua RT dan RW setempat. Warga sekitar tetap mendapatkan keleluasaan untuk berjualan di halaman rumah masing-masing.
Pada akhirnya, kebijakan inklusif ini memastikan tetesan ekonomi dirasakan langsung oleh warga sekitar. Oleh karena itu, agenda Hari Ber-Muhammadiyah Semarang besok benar-benar memberikan manfaat paripurna. Acara ini sukses memadukan syiar agama, persaudaraan lintas ormas, dan solusi nyata bagi persoalan ekonomi umat.
Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data
Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.