Kejutan Wisata Jateng 2026, Borobudur Kalah Jauh dari Lokasi Ini!

3 Juli 2026, 13:16 WIB • 2 menit baca
Suasana keramaian wisatawan nusantara memadati kawasan cagar budaya Kota Lama Semarang dengan latar belakang ikon Gereja Blenduk pada sore hari.
Ribuan wisatawan memadati kawasan cagar budaya Kota Lama Semarang. Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Semarang mencatat lonjakan kunjungan wisatawan nusantara mencapai lebih dari 1,5 juta perjalanan sepanjang Juli 2026. (Ilustrasi)

SEMARANG, Jatengdata.com – Musim liburan tahun ini di Jateng berubah total. Buktinya,ratusan ribu orang tak lagi berdesakan di tangga Candi Borobudur, melainkan tumpah ruah merayakan waktu bersama di jalanan berbatu kawasan kota tua. Pemandangan hangat ini mencetak sejarah, menjadikan pesona klasik bangunan kolonial sebagai raja baru wisata Jateng 2026 sekaligus destinasi liburan keluarga paling diburu.

Menariknya, data Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengungkap fakta menarik terkait pergeseran minat pelancong. Kota Lama Semarang tampil mendominasi dengan mencetak angka 235.985 kunjungan. Bahkan, catatan ini melampaui Candi Prambanan yang hanya meraih 108.002 kunjungan.

Pesona kawasan Dataran Tinggi Dieng menyusul pada posisi ketiga dengan 67.600 pelancong. Sementara Candi Borobudur hanya mencatatkan 48.557 kunjungan. Sementara itu, Masjid Agung Demak sukses menutup lima besar dengan 46.831 turis.

Sistem Sisdabudparekraf terus memantau pergerakan pelancong secara real-time. Periode 20 Juni hingga 1 Juli mencatat pergerakan masif mencapai 1.465.457 wisatawan Nusantara.

Infografis perbandingan data kunjungan Wisata Jateng 2026 yang menunjukkan Kota Lama Semarang sebagai destinasi liburan keluarga tertinggi dengan 235.985 pelancong, mengalahkan Candi Prambanan dan Borobudur.
Infografis yang merangkum lonjakan pesat 45 persen tren pergerakan turis pada musim libur tahun ini. Kawasan Kota Lama Semarang resmi menjadi destinasi liburan keluarga paling favorit, menggeser dominasi Candi Prambanan dan Candi Borobudur. (Sumber Grafis: jatengdata.com)

Keamanan Destinasi Liburan Keluarga

Menyikapi peningkatan drastis tersebut pemangku kebijakan langsung merespons cepat peningkatan drastis tren Wisata Jateng 2026. Sebagai langkah konkret, Gubernur Ahmad Luthfi menerbitkan Surat Edaran Nomor B/500.13/100/2026. Aturan ini menjamin penyelenggaraan pariwisata tetap kondusif di tengah lautan manusia.

Sejalan dengan instruksi itu, Kepala Disbudparekraf Jawa Tengah, Hanung Triyono, menegaskan komitmen pemerintah menjaga kenyamanan turis. Lebih lanjut, pengelola kawasan hiburan wajib menerapkan standar pelayanan secara ketat.

“Kami mengimbau seluruh pengelola destinasi wisata di Jawa Tengah untuk mengutamakan aspek keamanan, keselamatan, kesehatan, kenyamanan, kebersihan, serta kelestarian lingkungan. Dengan begitu, masyarakat dapat menikmati masa liburan dengan aman dan menyenangkan,” ujar Hanung, Jumat (3/7/2026), sebagaiamana dilansir laman Pemprov Jateng.

Lonjakan Eksponensial Tempat Wisata Viral

Animo masyarakat menikmati destinasi liburan keluarga memang melonjak sangat tajam. Puncaknya, keramaian tertinggi pecah pada Ahad (21/6/2026). Sebanyak 255.522 pelancong memadati berbagai tempat wisata viral dalam satu hari penuh.

Tren positif ini berlanjut pada Ahad berikutnya (28/6/2026). Sistem mencatat pergerakan lanjutan sebanyak 233.568 orang. Hanung menyoroti pertumbuhan fantastis dari ekosistem wisata Jateng 2026 ini sebagai stimulus kuat bagi perputaran ekonomi warga lokal.

“Jika dibandingkan dengan periode pendataan yang sama pada 2025, jumlah wisatawan pada 2026 tercatat naik 45 persen menjadi 1.465.457 orang. Sementara itu, jumlah wisatawan pada libur sekolah 2025 tercatat sekitar 1,01 juta wisnus,” pungkas Hanung.

Kontributor: Muhammad Raihan Dwi Aziel Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.