Melihat Dampak Sport Tourism di Balik Sukses Jogja Marathon 2026

21 Juni 2026, 14:22 WIB • 2 menit baca
Ahmad Luthfi bersama Erick Thohir melepas ribuan pelari dalam ajang Mandiri Jogja Marathon 2026 di Candi Prambanan.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendampingi Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir saat melepas (flag off) ribuan peserta Mandiri Jogja Marathon 2026 di kawasan Candi Prambanan, Minggu (21/6/2026). (Foto: Humas Pemprov)

YOGYAKARTA, Jatengdata.com – Di antara riuh rendah peserta Mandiri Jogja Marathon 2026 di kawasan Candi Prambanan, Ahmad Luthfi melihat peluang emas. Ia menantang daerah lain untuk berani mengadopsi langkah serupa dalam mengembangkan dampak sport tourism sebagai mesin pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Langkah kaki ribuan pelari menghentak pelataran Candi Prambanan. Secara bersamaan, suara mereka membelah keheningan Ahad pagi (21/6/2026) yang segar. Ahmad Luthfi membaur di antara lautan pelari, meresapi setiap detik perhelatan akbar tersebut. Baginya, kegiatan ini bukan sekadar lari. Sebaliknya, ia membawa manifesto bagi masa depan ekonomi daerah yang lebih tangguh.

Luthfi melihat dampak sport tourism sebagai katalisator pertumbuhan yang nyata. Saat mengikuti kategori 5 kilometer, ia menyapa hangat pelari asing di barisan depan. Interaksi kecil ini merefleksikan spirit kolaborasi lintas batas. Dan geliat ribuan peserta membuktikan daya tarik pariwisata yang sangat potensial bagi daerah.

Transformasi Ekonomi Melalui Kolaborasi Antardaerah

Semangat membangun potensi ekonomi sport tourism daerah terus ia suarakan. Luthfi menegaskan bahwa kolaborasi antarwilayah menjadi kunci utama. Dalam hal ini, sinergi antara Jawa Tengah dan Yogyakarta menciptakan efek berganda bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Di Jawa Tengah, saya meminta semua daerah memperbanyak event,” ujar Luthfi dengan optimisme tinggi.

Selain itu, ia menyarankan pemerintah membuat kalender event bersama antar-kabupaten atau provinsi. Sebab, kolaborasi memiliki peran penting bagi pembangunan wilayah. Strategi Ahmad Luthfi soal ekonomi rakyat ini bukan sekadar retorika. Ia menyiapkan rencana taktis yang dapat diterapkan secara masif.

Luthfi percaya setiap daerah bisa menjadi tuan rumah yang tangguh. Mereka harus mengintegrasikan event olahraga ke dalam kalender kegiatan tahunan. Ia membayangkan setiap pelosok daerah mampu menggerakkan roda UMKM melalui sportivitas. Kemeriahan di Candi Prambanan hari ini mencerminkan potensi tersebut.

Pada akhirnya, saat event olahraga bertransformasi menjadi dampak sport tourism yang terencana, kesejahteraan rakyat akan meningkat. Dengan begitu, rakyat pun menjadi pemenang sesungguhnya.

Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.