Keseruan AHY Run 2026 Sukses Pukau Ribuan Pelari Semarang

18 Oktober 2026, 11:38 WIB • 3 menit baca
Menko AHY dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyapa ribuan peserta di panggung utama AHY Run 2026 Kota Semarang.
AHY RUN 2026 SEMARANG – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (tengah) bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi (kedua dari kiri) menyapa ribuan pelari dari atas panggung utama dalam ajang AHY Run 2026 di Kota Semarang, Ahad (18/10/2026).

SEMARANG, Jatengdata.com – Keseruan AHY Run 2026 sukses memukau 5.500 pelari yang tumpah ruah memenuhi jalan-jalan utama Kota Semarang, Ahad (18/10/2026).

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memimpin langsung jalannya perhelatan dengan mengikuti kategori 10K. Ia menyusuri rute yang melintasi Jalan Ahmad Yani, Jalan MT Haryono, kawasan Kota Lama, Jalan Pemuda, hingga Jalan Pandanaran, sebelum mencapai garis finis di Plaza Gajah Mada, kawasan Simpang Lima.

Ajang olahraga massal ini tidak hanya menghadirkan kemeriahan bagi para peserta dari berbagai daerah, tetapi juga membuka peluang besar bagi Semarang untuk mengembangkan sport tourism sekaligus mendorong perputaran roda ekonomi lokal.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengambil bagian dalam kategori 5 kilometer (5K) bersama putranya, Mohammad Alif Daffa. Keduanya berlari melewati sejumlah ruas jalan pusat kota, mulai dari kawasan Simpang Lima, Jalan Gajah Mada, Jalan Pemuda, dan Jalan Pandanaran. Di sepanjang rute, Luthfi meneriakkan seruan penyemangat dan membaur bersama peserta lain. Sementara itu ribuan pelari menjadikan jalanan Semarang sebagai ruang bersama untuk berolahraga.

AHY Soroti Antusiasme Gen Z, Gubernur Luthfi Dorong Ekonomi Lokal

Usai mencapai garis finis, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menilai kegiatan tersebut menjadi sarana efektif untuk mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat. Menurutnya, sivitas dan masyarakat tidak sekadar mengukur esensi olahraga dari catatan waktu atau kecepatan, melainkan dari kesadaran menjaga kebugaran tubuh.

“Dengan badan kita sehat, gaya hidup kita sehat, maka kita akan bisa melakukan kegiatan-kegiatan dengan baik. Ini role model yang perlu dicontoh oleh masyarakat lain,” ujar Luthfi.

Di luar aspek kesehatan, AHY Run menjadi momentum strategis dalam memajukan sport tourism di Jawa Tengah. Kehadiran peserta dari berbagai daerah memperluas aktivitas ekonomi, mulai dari sektor kuliner, transportasi, hingga pemberdayaan usaha kecil di sekitar lokasi kegiatan.

Ahmad Luthfi menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong penyelenggaraan berbagai event olahraga. Tak hanya soal aspek olahraga, tapi juga memastikan peluang ekonominya dapat dirasakan langsung masyarakat.

“Saya sebagai Gubernur Jawa Tengah mengucapkan terima kasih bahwa Menko IPK, AHY Run 2026 di Jawa Tengah sangat sukses sekali,” ungkap Luthfi.

Bagi Kota Semarang, event lari dengan ribuan peserta ini juga menjadi sarana efektif memperkenalkan daya tarik kota. Rute lari yang melintasi pusat aktivitas hingga kawasan Kota Lama menghadirkan pengalaman berolahraga sekaligus menikmati keindahan ruang publik. Kendati demikian, besarnya manfaat ekonomi bergantung pada sejauh mana kegiatan tersebut mampu mendorong kunjungan, belanja peserta, dan keterlibatan usaha lokal.

Harapan AHY: Perluas Komunitas Lari ke Luar Pulau Jawa

Di sisi lain, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menikmati momen berlari bersama masyarakat Jawa Tengah. Ia mencatat bahwa peserta AHY Run 2026 datang dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah maupun daerah lainnya. AHY melihat peningkatan minat masyarakat terhadap olahraga lari sebagai tren positif. Khususnya bagi kalangan generasi muda seperti milenial dan Gen Z yang kian peduli pada kesehatan serta aktivitas fisik.

“Saya sendiri ingin terus menjadi bagian dari semakin maraknya komunitas lari di berbagai penjuru Indonesia. Ini merupakan sebuah tren baik, terutama bagi anak-anak muda, baik generasi milenial dan Gen Z yang makin hari makin peduli untuk hidup sehat dengan olahraga, termasuk berlari,” kata AHY.

Selain itu, AHY menikmati pengalaman berlari sambil menyaksikan keindahan tata ruang dan suasana kawasan Kota Lama Semarang. Perhelatan di Semarang ini merupakan penyelenggaraan perdana untuk tahun ini setelah sukses di Bandung pada tahun lalu. Melihat antusiasme yang begitu besar, AHY berharap kegiatan positif ini berlanjut ke kota-kota lain, termasuk di luar Pulau Jawa.

“Insyaallah nanti teman-teman juga ingin menyelenggarakan di kota-kota lainnya, bukan hanya di Jawa, melainkan di pulau-pulau lainnya. Mudah-mudahan ini menjadi kebersamaan kita semuanya,” pungkas AHY

Kontributor: Raihan Dwi Aziel Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.