Bukan Sekadar Healing Murah, Wisata Alam Batang Ini Juga Dilengkapi Pengamanan Berlapis

10 Juli 2026, 13:48 WIB • 3 menit baca
Sekelompok pengunjung bersantai di atas bebatuan menikmati pesona wisata Blado berlatar belakang kemegahan air terjun Curug Genting terbaru, sebuah destinasi wisata alam Batang yang kini aman karena dilengkapi sistem mitigasi bencana wisata.
HEALING AMAN DAN NYAMAN: Sejumlah pengunjung bersantai menikmati pesona wisata Blado di area bebatuan aliran air terjun Curug Genting terbaru, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang. Pengelola destinasi wisata alam Batang ini kini memprioritaskan keselamatan wisatawan melalui penerapan sistem mitigasi bencana wisata berbasis kearifan lokal. (Foto: Pemkab Batang)

BATANG, Jatengdata.com – Dengan selembar uang lima ribuan merah yang kusam, pengunjung akhirnya bisa menebus lunas kebahagiaan paripurna di salah satu spot wisata alam Batang ini. Keluarga-keluarga kecil duduk lesehan santai menggelar tikar di pinggiran aliran sungai berbatu. Sementara para remaja sibuk membidik lensa kamera mencari sudut paling estetik untuk merekam pesona wisata di Kecamatan Blado ini.

Pelarian sejenak atau ‘healing‘ di Curug Genting ini terasa begitu sempurna. Kearifan warga desa di hulu sungai diam-diam bertindak sebagai benteng mitigasi bencana yang menjaga para pengunjung.

Memang, lebatnya pepohonan yang mengelilingi kawasan pegununganseakan menyembunyikan eksotisme surga tersembunyi ini. Namun, di balik pesona wisata alam Batang itu, tersimpan ancaman tak kasat mata saat awan gelap mulai menggantung di wilayah hulu. Debit air bisa melonjak tiba-tiba, mengubah aliran damai menjadi bahaya.

Menyadari risiko tersebut, warga lokal tidak tinggal diam. Mereka perlahan merajut jaring keselamatan yang memadukan kearifan komunal dengan teknologi modern, menjadikannya pionir mitigasi bencana wisata di kawasan tersebut. Langkah ini bukan sekadar formalitas semata, melainkan upaya sadar untuk menghadirkan ketenangan bagi siapa saja yang menginjakkan kaki di sana.

Sinergi Warga dan Alarm Cerdas

Muklis Efendi, salah satu penggerak wisata desa, menceritakan transformasi wajah Curug Genting. Ia dan timnya proaktif merangkul warga yang tinggal di kawasan atas untuk bertindak sebagai ‘mata dan telinga’ penjaga keselamatan bersama.

“Selain peningkatan fasilitas, pengelola juga memperkuat sistem mitigasi bencana wisata untuk menjamin keselamatan pengunjung,” tutur Muklis, Kamis (9/7/2026), dilansir dari laman Pemkab Batang.

Tidak berhenti pada komunikasi pesan berantai, pengelola kini mempersenjatai diri dengan peranti digital mutakhir demi melindungi penikmat wisata alam Batang. “Kami juga menggunakan aplikasi pemantau cuaca dan memiliki alarm peringatan banjir,” ungkap Muklis merinci sistem pengamanan mandiri mereka.

Dedikasi warga yang berpadu apik dengan teknologi ini membuahkan hasil manis di tengah pesona wisata Batang. Lebarnya senyum anak-anak yang berlarian menapaki anak tangga berpelindung railing menjadi bukti nyata bahwa keamanan adalah fondasi utama kenyamanan destinasi ini.

Merawat Harapan di Ujung Akses Terbatas

Meskipun denyut nadi perekonomian desa mulai berdegup kencang seiring membeludaknya pengunjung, masih ada ganjalan yang menahan langkah warga. Akses jalan menuju mahkota wisata alam Batang ini ibarat lorong sempit yang memaksa kendaraan roda empat bermanuver ekstra hati-hati setiap kali bersinggungan.

Harapan demi harapan warga desa panjatkan, khusunya bagi mereka yang menggantungkan napas hidupnya di sini. Muklis menatap tajam ke arah jalur masuk yang seketika sesak saat dua mobil berpapasan.

“Kami berharap, ke depan akses jalannya bisa diperlebar supaya kendaraan lebih nyaman,” asanya perlahan menyuarakan kegelisahan kolektif masyarakat desa.

Penasaran ingin mengunjungi lokasi wisata alam Batang ini? Anda bisa menemukan destinasi persisnya tautan google maps ini.

Editor: Agung S Bakti
Sumber: Laman Pemkab Batang
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.