Kecelakaan Tol Pemalang KM 306, Korban Terjepit Dikabarkan Meninggal Dunia

17 September 2026, 11:33 WIB • 2 menit baca
Petugas Basarnas dengan seragam oranye sedang mengikat korban kecelakaan di Tol Pemalang ke tandu basket pada malam hari.
Petugas SAR Gabungan sedang mengamankan salah satu korban yang sempat terjepit di bodi kendaraan ke atas tandu basket setelah kecelakaan di Tol Pemalang KM 306, Rabu (16/9/2026).

PEMALANG, Jatengdata.com – Kabar duka menyelimuti insiden nahas kecelakaan Tol Pemalang KM 306. Informasi terbaru yang beredar luas menyebutkan Raya (25), salah satu penumpang minibus Hiace yang mengalami insiden kaki tersangkut bodi kendaraan akibat menabrak truk, menghembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan medis di RS Siaga Medika Pemalang.

Kabar duka ini mencuat melalui perbincangan di media sosial Facebook pada Kamis (17/9/2026) subuh. Banyak pihak membicarakan nasib korban setelah evakuasi dramatis kemarin. Meski demikian, publik dan awak media masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak rumah sakit maupun kepolisian terkait kepastian kabar tersebut.

Kronologi Kecelakaan Minibus Hiace

Insiden mematikan ini bermula saat minibus Hiace yang membawa sembilan penumpang melaju dari arah Jakarta menuju Semarang pada Rabu (16/9/2026). Sesampainya di jalur A KM 306 pada pukul 04.40 WIB, sopir tiba-tiba kehilangan kendali atas kendaraannya.

Minibus tersebut langsung menghantam keras bagian belakang sebuah truk. Saat kejadian, pengemudi truk tengah menghentikan kendaraannya secara darurat di bahu jalan tol karena mengalami pecah ban.

“Kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi minibus Hiace kehilangan konsentrasi akibat mengantuk saat melaju dari arah Jakarta menuju Semarang, sehingga kendaraan menabrak truk yang sedang berhenti di bahu jalan karena mengalami pecah ban,” ungkap Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono dalam keterangan awalnya.

Dramatisnya Evakuasi Korban

Tim SAR Gabungan dari Unit Siaga SAR Pemalang bergerak cepat ke lokasi setelah menerima laporan dari Tatak Rescue Tol Pemalang pada pukul 04.55 WIB. Petugas tiba di titik kecelakaan dalam waktu kurang dari 40 menit untuk menyelamatkan para penumpang.

Dari total sembilan orang di dalam minibus, tujuh penumpang berhasil menyelamatkan diri secara mandiri keluar dari kabin. Namun, dua penumpang lainnya yakni Dinar (21) dan Raya (25) tidak bisa bergerak bebas. Bodi depan kendaraan yang ringsek parah menjepit kaki warga asal Cilodong, Depok, Jawa Barat tersebut.

“Sebanyak 7 penumpang berhasil melakukan evakuasi secara mandiri, sedangkan 2 penumpang mengalami kondisi kaki terjepit pada bagian bodi kendaraan sehingga membutuhkan proses evakuasi menggunakan peralatan ekstrikasi,” lanjut Budiono.

Tim SAR mengerahkan alat pemotong khusus (ekstrikasi) untuk membelah bodi baja minibus dan membebaskan kedua korban. Setelah tim SAR berhasil mengeluarkan mereka, petugas langsung melarikan keduanya ke RS Siaga Medika Pemalang. Publik kini menanti pembaruan informasi resmi mengenai kondisi terakhir korban yang kabarnya kritis tersebut.

Berkaca dari insiden Kecelakaan Tol Pemalang ini, pihak Basarnas kembali mengimbau seluruh pengguna jalan tol agar mengutamakan keselamatan. Pengemudi wajib menepi dan mencari area istirahat yang aman apabila sudah merasa mengantuk.

Kontributor: Raihan Dwi Aziel Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.