Ultimatum Keras! Gubernur Luthfi Gelar Evaluasi BUMD Jateng demi Dongkrak PAD

4 Agustus 2026, 19:34 WIB • 2 menit baca
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berpidato memberikan instruksi tegas dalam rapat koordinasi dan evaluasi BUMD Jateng di Semarang.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memberikan arahan tegas kepada jajaran direksi dan komisaris dalam Rapat Koordinasi BUMD di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang. Langkah ini merupakan bagian dari evaluasi BUMD Jateng guna mengoptimalkan kinerja perusahaan daerah dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). (Foto: Dok. Pemprov Jateng)

SEMARANG, Jatengdata.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberikan ultimatum tegas kepada jajaran direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Langkah strategis Gubernur Ahmad Luthfi menggelar evaluasi BUMD Jateng ini bertujuan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Perusahaan daerah wajib membenahi kinerja secepatnya di bawah pengawasan langsung Sekretaris Daerah.

Luthfi menyampaikan peringatan tersebut saat membuka Rapat Koordinasi Penguatan Sinergi Direksi dan Dewan Komisaris. Acara peningkatan tata kelola BUMD ini berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (3/8/2026).

Luthfi menegaskan bahwa perusahaan plat merah tidak boleh sekadar menjadi pelengkap organisasi pemerintahan. BUMD harus tampil sebagai motor penggerak ekonomi daerah Jateng yang tangguh. Kehadiran mereka wajib menghasilkan pendapatan segar untuk membiayai pembangunan.

“BUMD kita harus punya daya dobrak untuk mengembangkan pendapatan wilayah,” tegasnya di hadapan para direksi. Terkait proses evaluasi BUMD Jateng, ia menginstruksikan perusahaan berapor merah segera menggelar pertemuan khusus. Sekda Provinsi Jawa Tengah akan memegang kendali penuh atas pengawasan tersebut.

Kondisi fiskal yang terbatas memaksa pemerintah daerah mencari berbagai terobosan inovatif. Pemprov Jateng tidak bisa lagi murni mengandalkan dana transfer dari pemerintah pusat. Pengurus wajib mengelola perusahaan secara profesional untuk menciptakan sumber pendapatan baru.

Rapor Merah PT PRPP Jawa Tengah

Hasil penilaian komprehensif Pemprov Jateng mengungkap satu perusahaan yang berkinerja kurang maksimal. PT PRPP Jawa Tengah menjadi sorotan utama dalam tahapan evaluasi BUMD Jateng tahun ini. Luthfi langsung menantang jajaran direksi dan komisaris PRPP untuk segera merombak kinerja mereka.

Sebenarnya, PT PRPP memiliki potensi besar sebagai pusat kegiatan bisnis dan pariwisata terpadu. Pemprov Jateng memproyeksikan kawasan strategis ini menjadi ikon baru melalui pembangunan fasilitas Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE). Pemerintah saat ini sedang aktif menggaet investor potensial guna mempercepat pengembangan kawasan tersebut.

Peningkatan kinerja BUMD ini bukan sekadar pencapaian target korporasi perusahaan semata. Tujuan utama evaluasi BUMD Jateng adalah memperkuat kemandirian fiskal daerah secara berkelanjutan. Kemandirian anggaran ini akan menjamin optimalisasi pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik bagi seluruh warga.

Kontributor: Raihan Dwi Azile Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.