Twin Tower Vokasi Undip Ubah Wajah Pusat Kota Semarang, Ruang Kelas Disulap ala Startup Global

22 Juli 2026, 17:26 WIB • 3 menit baca
Jajaran pimpinan Universitas Diponegoro berfoto bersama dalam acara peluncuran dan doa bersama pembangunan Gedung Pendidikan 2 Twin Tower Vokasi Undip di pusat Kota Semarang.
LANGKAH LANJUTAN: Jajaran pimpinan dan mitra strategis berfoto bersama usai prosesi potong tumpeng dalam acara Doa Bersama Pembangunan Gedung Pendidikan 2 (Tahap II) Twin Tower Vokasi Undip di Kampus Pleburan, pusat Kota Semarang, Jumat (17/7/2026). Pembangunan fasilitas lanjutan yang ditargetkan rampung Agustus tahun depan ini akan menyempurnakan ekosistem ruang kelas canggih ala startup global.

SEMARANG, Jatengdata.com– Deretan kursi kayu yang berjajar kaku menghadap papan tulis kini benar-benar tinggal kenangan. Setelah Rektor universitas meresmikan Gedung Twin Tower 1 di kawasan Kampus Pleburan, pusat Kota Semarang, pada Jumat (17/7), mahasiswa Vokasi Undip seolah melangkah masuk ke markas startup global sekelas Silicon Valley.

Menjulang setinggi 14 lantai tak jauh dari keramaian Simpang Lima, fasilitas megah milik Vokasi Undip ini mengusung konsep living-learning community. Nantinya ,pada tahun akademik 2026/2027 mendatang, mahasiswa baru dari Departemen Informasi dan Budaya serta Departemen Bisnis dan Keuangan akan mencicipi ekosistem inovasi ini secara penuh.

Desain minimalis dan estetis menghiasi ruang kelas di gedung baru ini. Dinding kaca transparan mengelilingi ruangan untuk membiaskan cahaya alami secara maksimal.

Tak hanya itu saja,pihak kampus juga merancang meja dan kursi modern dengan mengusung konsep Flexible Space. Dalam hitungan menit, mahasiswa bisa mengubah tata letak kelas menjadi ruang inkubator ide, area kolaborasi proyek, ruang rapat tertutup, hingga ruang teaching factory yang dinamis.

Teknologi Smart Classroom Dukung Praktik Industri

Perubahan fisik bangunan berjalan selaras dengan lompatan teknologi Smart Classroom. Ekosistem digital berspesifikasi tinggi menopang seluruh ruangan untuk mendukung kelancaran riset terapan dan presentasi multimedia. Fasilitas ini sukses mereplikasi ekosistem kerja perusahaan teknologi multinasional bagi mahasiswa.

Kepindahan dua departemen tersebut ke menara ini sekaligus membuka peluang beroperasinya berbagai laboratorium teaching factory berbasis jasa dan ekonomi kreatif. Saat ini Vokasi Undip memusatkan fasilitas mutakhir. Mulai dari laboratorium media digital, public relations, media monitoring, desain komunikasi, bisnis, kewirausahaan, hingga pengembangan industri kreatif di bawah satu atap.

Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., yang meresmikan langsung gedung tersebut menegaskan bahwa bangunan fisik ini memanifestasikan strategi besar universitas.

“Kehadiran Twin Tower ini kami harapkan dapat semakin memperkuat ekosistem World-Class Vocational School di Universitas Diponegoro. Ke depan, seluruh program studi Sekolah Vokasi akan terintegrasi dalam satu kawasan sehingga kolaborasi, inovasi, dan pembelajaran berbasis praktik dapat berkembang secara optimal,” ucap Prof. Suharnomo.

Infografis fasilitas modern Twin Tower Vokasi Undip di pusat Kota Semarang yang menampilkan ruang kelas ala startup global, tujuh ekosistem pengembangan vokasi terpadu, serta fasilitas inklusif ramah disabilitas.
INFOGRAFIS: Rincian fasilitas revolusioner di dalam Gedung Twin Tower Vokasi Undip, Kampus Pleburan, pusat Kota Semarang. Mengusung konsep living-learning community, menara 14 lantai ini menyajikan ruang kelas smart classroom bergaya startup global. Tower ini juga menyatukan tujuh ekosistem vokasi (termasuk teaching factory), serta dilengkapi fasilitas inklusif seperti ruang laktasi dan akses penuh bagi penyandang disabilitas. (Grafis: jatengdata.com)

Fasilitas Inklusif Lengkapi Ekosistem Vokasi Undip

Mengamini arahan tersebut, Dekan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Ir. Budiyono, M.Si., menyadari bahwa fasilitas premium ini membawa amanah besar. Menurutnya, keberadaan gedung memberikan ruang luas untuk menyatukan tujuh ekosistem pengembangan vokasi, termasuk Global Employability dan Innovation and Applied Research. Seluruh elemen ini bermuara pada kesuksesan metode Project-Based Learning (PBL).

“Amanah ini akan kami jawab melalui penguatan pembelajaran berbasis proyek, teaching factory, kolaborasi industri, inovasi terapan, serta pengembangan lulusan yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan berdaya saing global,” tegas Prof. Budiyono.

Di balik ketatnya tuntutan inovasi, Twin Tower ini tetap memanusiakan penghuninya melalui berbagai fasilitas inklusif. Tiga unit lift penumpang dan satu lift barang mendukung akses mobilitas mahasiswa secara optimal.

Saat lelah beraktivitas, mahasiswa dapat bersantai menikmati pemandangan di area balkon terbuka. Universitas juga menyediakan ruang laktasi, toilet ramah disabilitas di setiap lantai, serta fasilitas musala yang bersih pada seluruh lantai bernomor genap.

Transformasi Kampus Pleburan ini tidak akan berhenti sampai di sini. Rektor Undip memastikan universitas segera melanjutkan pembangunan Twin Tower Tahap II dan menargetkannya rampung pada Agustus tahun depan. Kelak, seluruh program studi menyatu dalam satu kawasan terpadu.

Langkah monumental ini mengukuhkan dedikasi Vokasi Undip untuk mencetak tenaga profesional tangguh berstandar global dari jantung pusat Kota Semarang.

Kontributor: Muhammad Raihan Dwi Aziel Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.