Potret Toleransi Beragama di Temanggung: Walubi dan NU Gelar Pengobatan Gratis
SEMARANG, Jatengdata.com – Sebanyak 800 warga Desa Jragan menyerbu layanan kesehatan gratis hasil kolaborasi Walubi dan Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Olahraga Tembarak, Sabtu (25/4/2026), sebagai simbol harmoni menyambut Waisak dan Iduladha. Aksi kolaboratif ini menyasar penduduk di wilayah Kecamatan Tembarak yang membutuhkan akses medis secara cepat dan terjangkau.
Selain pemeriksaan kesehatan umum, panitia juga membagikan 500 kacamata baca, lima unit kursi roda, hingga perlengkapan sekolah bagi anak yatim. Di sisi lain, langkah nyata ini membuktikan bahwa perbedaan keyakinan bukan lagi penghalang untuk bergerak dalam misi kemanusiaan. Oleh karena itu, sinergi ini menjadi pesan kuat tentang pentingnya kolaborasi lintas iman.
“Melalui momentum ini, kami ingin menghadirkan semangat berbagi kasih kepada sesama, sekaligus memberikan layanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat,” ujar Tokoh Agama Buddha, Samantha Kusala Mahastavira. Ia menegaskan bahwa pelayanan ini merupakan agenda rutin untuk memberikan manfaat nyata bagi warga sekitar.
Wujud Nyata Harmoni Sosial
Ketua Tanfidziah MWC NU Tembarak, Sutikno El Hady, turut memberikan pernyataan kuat mengenai landasan kerjasama ini. Menurutnya, toleransi beragama di Temanggung terjalin secara alami melalui aksi nyata di lapangan.
“Pelayanan ini didasari semangat kepedulian tanpa membedakan latar belakang,” ungkap Sutikno El Hady.

Semangat harmoni umat beragama ini punterasa kental di Stadion Olahraga Desa Jragan. Bahkan, warga dari berbagai latar belakang tampak antusias mengantre demi mengecek kadar kolesterol, asam urat, hingga kesehatan gigi melalui aksi tersebut, kerja sama ini akhirnya menjadi potret ideal kolaborasi Walubi dan NU dalam menciptakan stabilitas sosial di tingkat akar rumput
Komitmen Keberlanjutan di Jawa Tengah
Selain itu, pihak penyelenggara memastikan bahwa kegiatan sosial ini tidak hanya berhenti di satu lokasi saja. Bahkan, Ketua DPD Walubi Jawa Tengah, Tanto Harsono, menyatakan bahwa gerakan serupa segera meluas ke wilayah lain. Oleh karena itu, agenda tersebut menjadi bagian penting dari komitmen bersama untuk menyambut Waisak dan Iduladha 2026 dengan penuh kedamaian.Pihak penyelenggara memastikan bahwa kegiatan sosial ini tidak berhenti di satu lokasi saja. Ketua DPD Walubi Jawa Tengah, Tanto Harsono, menyatakan bahwa gerakan serupa akan meluas ke wilayah lain. Hal tersebut merupakan bagian dari komitmen menyambut Waisak dan Iduladha 2026 dengan penuh kedamaian.
Lebih lanjut, melalui sinergi lintas elemen ini, Kabupaten Temanggung kembali menegaskan posisinya sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai gotong royong. Maka dari itu, harapannya manfaat kesehatan yang tersebar mampu memperkuat ikatan persaudaraan warga secara luas. Dengan demikian, harmoni sosial tetap terjaga sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah lain di Jawa Tengah.
Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data
Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.