Catat Waktunya! Nantikan Kehadiran Novelis Best Seller Tere Liye di Semarang
SEMARANG, Jatengdata.com – Para penggemar novel fiksi di Jawa Tengah dipastikan bakal memadati Uptown Mall BSB Mijen pada September 2026 untuk menyambut Tere Liye di Semarang. Penulis papan atas ini turun gunung meramaikan Festival Literasi 2026, sebuah ajang spesial yang menyulap pusat perbelanjaan menjadi ruang interaksi edukatif secara masif.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memang merancang festival ini secara berbeda. Mereka tidak menggelar acara di lingkungan perpustakaan seperti pada umumnya. Panitia sengaja memilih pusat perbelanjaan agar masyarakat lebih mudah mengakses berbagai aktivitas literasi.
Langkah strategis ini bertujuan mendekatkan dunia literasi kepada keseharian warga. Bunda Literasi Provinsi Jawa Tengah, Hj. Nawal Arafah Yasin, M.S.I, menegaskan visi besar di balik pemilihan lokasi tersebut.
“Kami ingin mendekatkan kegiatan literasi kepada masyarakat. Jadi bukan hanya kegiatan yang dilakukan di perpustakaan, tetapi benar-benar menjadi ruang bersama untuk belajar, berdiskusi, dan berkarya,” ujar Nawal, seusai audiensi di Rumah Dinas Wakil Gubernur, Kamis (16/7/2026).
Ia menjalankan program inovatif ini sebagai wujud komitmen Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin. Mereka ingin membangun ekosistem literasi yang kuat, inklusif, dan menjangkau semua kalangan.
Menyuguhkan Harta Karun Ulama Nusantara
Selain menghadirkan penulis populer, festival ini menyimpan daya tarik sejarah yang sangat berharga. Panitia siap memamerkan manuskrip kitab klasik karya ulama kharismatik asal Jawa Tengah, KH Bisri Mustofa.
Ayahanda dari budayawan KH Mustofa Bisri (Gus Mus) ini mewariskan banyak karya penting berbahasa Arab. Publik akhirnya mendapat kesempatan langka untuk melihat langsung manuskrip sejarah keilmuan Islam tersebut.
Nawal pun memastikan kemeriahan acara lewat kolaborasi lintas daerah, yang puncaknya ditandai dengan momen spesial hadirnya Tere Liye di Semarang
“Insyaallah Festival Literasi akan kami selenggarakan pada September. Kami melibatkan para pegiat literasi dari 35 kabupaten/kota dan Insyaallah akan dihadiri oleh Tere Liye,” katanya.
Rangkul Semua Kalangan Lewat 65 Stan
Selama tiga hari pelaksanaan, pengunjung bisa menjelajahi sekitar 65 stan pameran. Stan-stan ini menampilkan karya perwakilan kabupaten dan kota se-Jawa Tengah. Penerbit, percetakan, dan pelaku industri buku nasional juga ikut mengambil bagian.
Kemeriahan festival semakin lengkap berkat hadirnya beragam kompetisi. Panitia telah menyiapkan agenda bedah buku, seminar, hingga pentas teater dari berbagai perguruan tinggi.
Anak-anak dan pelajar juga mendapat panggung khusus untuk unjuk gigi. Masyarakat bebas menonton perlombaan drum band anak PAUD, debat mahasiswa, hingga program literasi khusus santri.
Pemerintah berharap ruang kolaborasi interaktif ini mampu menumbuhkan minat baca secara signifikan. Rangkaian kegiatan ini menargetkan penguatan ekosistem literasi masyarakat Jawa Tengah secara berkelanjutan, dengan memanfaatkan momentum kehadiran Tere Liye di Semarang sebagai daya tarik utamanya
Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data
Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.