Serap 650 Pekerja Lokal, Tambak Udang Kebumen Jadi Mesin Ekonomi Pesisir Jateng

23 Mei 2026, 16:49 WIB • 2 menit baca
Serap 650 Pekerja Lokal, Tambak Udang Kebumen Jadi Mesin Ekonomi Pesisir Jateng
Presiden Prabowo Subianto, bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, menyaksikan petambak lokal menebar jala dalam panen raya udang modern di Tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK), Kebumen. Panen ini menjadi simbol kebangkitan ekonomi pesisir. Sangat relevan untuk berita utama.

KEBUMEN, Jatengdata.com – Sebanyak 650 warga lokal kini mendapatkan pekerjaan baru berkat pengoperasian fasilitas budidaya modern di pesisir selatan Jawa Tengah. Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan keberhasilan ini saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto memanen hasil laut di Tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Desa Tegalretno, Kabupaten Kebumen, Jumat (23/5/2026).

Kawasan Tambak Budi Daya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Desa Tegalretno kini bertransformasi menjadi mesin ekonomi baru. Fasilitas seluas 100 hektare bernama tambak udang Kebumen ini berhasil menyerap 650 tenaga kerja lokal. Bukti nyata ini menegaskan bahwa sektor perikanan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga pesisir sekitar.

Infografis data menunjukkan Kebumen sebagai sentra udang vaname dengan lahan 100 hektare, menyerap 650 tenaga kerja lokal, produktivitas mencapai 40 ton per hektare, dan harga jual menggiurkan Rp70.000 per kilogram. Data ini memperkuat visi Luthfi tentang masa depan perikanan budidaya yang menjanjikan. Sangat relevan untuk berita utama.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sangat mendukung pengembangan fasilitas modern tersebut. Ia menilai kawasan budidaya terintegrasi ini berfungsi sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, proyek raksasa ini sukses memperluas lapangan kerja pesisir Jateng secara masif.

“Ini prospek bagus. Lahan 100 hektare ini akan menambah lapangan pekerjaan baru di wilayah Kebumen, di samping pendapatan daerah tentunya. Dan secara nasional ini prospek yang bagus sekali,” ujar Ahmad Luthfi.

Produktivitas Tinggi Standar Dunia

Selanjutnya, fasilitas canggih ini menunjukkan hasil panen luar biasa saat panen raya udang vaname berlangsung. Kualitas maupun kuantitas panen lokal ini sukses memenuhi standar permintaan global. Presiden Prabowo Subianto bahkan mengapresiasi langsung pencapaian para petambak dalam mengelola kawasan tersebut.

“Tadi saya diberi laporan satu hektare bisa menghasilkan 40 ton udang. Luar biasa. Harganya juga sangat bagus, Rp 70 ribu per kilogram,” ujar Presiden Prabowo.

Sebagai hasilnya, pemerintah pusat segera mereplikasi kesuksesan operasional kawasan pesisir selatan ini. Mereka berencana membangun tambak budidaya produktif serupa di berbagai wilayah lain. Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendongkrak taraf hidup masyarakat bawah.

“Yang harus kita dukung adalah proyek-proyek yang produktif, yang menciptakan lapangan kerja dan menghasilkan nilai tambah untuk rakyat,” ujar Presiden Prabowo.

Editor: Muhammad Raihan Dwi Aziel Aziz
Sumber: Pemprov Jateng
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.