Persiapan MTQ Nasional ke-31 Tembus 90 Persen, Jateng Siagakan 6.180 Personel

19 Agustus 2026, 16:36 WIB • 3 menit baca
Suasana rapat formal di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Semarang, menunjukkan sekelompok pejabat duduk melingkar di sofa membahas dokumen persiapan MTQ Nasional ke-31, dengan latar belakang peta besar Jawa Tengah.
Pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan rapat koordinasi untuk finalisasi persiapan sebagai tuan rumah MTQ Nasional ke-31, di Semarang, Selasa, 18 Agustus 2026. Pertemuan ini bertujuan memastikan semua venue dan fasilitas pendukung siap 100 persen.

SEMARANG, Jatengdata.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mematangkan persiapan Musabaqah Tilawatil Qur’an atau MTQ Nasional ke-31 di Kota Semarang yang akan berlangsung pada 11 hingga 20 September 2026 mendatang. Untuk mengamankan rangkaian acara dan para kafilah pemerintah telah menyiagakan 6.180 personel keamanan gabungan.

Pekerja sudah menata venue pembukaan di kawasan Lapangan Pancasila Simpanglima sejak Selasa, 18 Agustus 2026. Panitia pelaksana menargetkan pekerja merampungkan seluruh fasilitas pendukung ini pada 7 September 2026.

Terkait hal ini, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menginstruksikan panitia untuk memperhatikan tuntas segala hal. Khususnya memprioritaskan kenyamanan serta keamanan para kafilah dan tamu-tamu VIP.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, turut menegaskan arahan dari gubernur tersebut.

“Ini adalah event nasional. Persiapkan semua dengan baik, apalagi ini tinggal beberapa pekan saja. Semua haru profesional,” ujar Sumarno saat mengutip pesan dari Gubernur Luthfi.

Progres Fasilitas dan Dukungan Kesehatan

Sumarno melaporkan perkembangan kesiapan MTQ Nasional ke-31 usai menghadap Gubernur pada Selasa (18/8/2026). Ia memastikan bahwa tahap persiapan saat ini sudah memasuki proses finalisasi.

“Kita sudah siapkan dan koordinasi terus, secara progres bisa dibilang 90% sudah siap,” kata Sumarno.

“Tentu saja kita harus lakukan check dan recheck lagi sampai hari H untuk memastikan semua siap sesuai arahan Gubernur Ahmad Luthfi,” jelasnya.

Panitia juga menjamin layanan kesehatan yang maksimal bagi para tamu melalui dukungan 224 tim kesehatan. Pemerintah telah menunjuk sejumlah rumah sakit rujukan di Kota Semarang, yakni RS Nasional Diponegoro, RS Telogorejo, RSD K.R.M.T Wongsonegoro, dan RS Adhyatma.

Rangkaian Agenda dan Penutupan Simpanglima

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Semarang, Handi Priyanto, menyatakan kesiapan wilayahnya yang mendapat tanggung jawab besar untuk menggelar upacara pembukaan dan penutupan.

“Venue Simpanglima untuk pembukaan dan closing sudah berproses mulai hari ini, karena persiapan untuk opening memakan waktu cukup lama karena kerumitan desain dan full elektrik. Lapangan Simpanglima sudah mulai dikosongkan dari kegiatan lain sampai nanti selesai gelaran MTQ,” ujar Handi.

Rangkaian MTQ Nasional ke-31 akan berawal dengan Malam Ta’aruf pada 11 September, lalu berlanjut dengan Pawai Ta’aruf pada pagi hari tanggal 12 September. Kafilah dari 38 provinsi beserta peserta dari kabupaten/kota di Jawa Tengah akan mengikuti pawai ini, sebelum panitia menggelar pembukaan resmi pada malam harinya di Lapangan Pancasila Simpanglima. Seluruh perlombaan kemudian berlanjut hingga penutupan pada 19 September.

Pemerintah Kota Semarang dan Pemprov Jateng juga menghadirkan beragam side event untuk memanjakan masyarakat umum.

“Ada side event yang kami siapkan untuk meramaikan MTQ,” kata Handi.

Event pendukung ini meliputi festival rebana, kegiatan kaligrafi, fesyen show, mini Dugderan, khataman Al-Qur’an massal, dan gerakan bersih-bersih masjid. Selain itu, masyarakat juga bisa menikmati kemeriahan Festival Kota Lama, Job Fair, hingga Seminar Nasional.

Kontributor: Raihan Dwi Azile Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.