Awas Penipuan! OJK Jateng dan Undip Perkuat Literasi Keuangan Kaum Terdidik

5 Agustus 2026, 13:44 WIB • 2 menit baca
Jajaran pimpinan OJK Jateng dan Rektor UNDIP Semarang berfoto bersama usai penandatanganan MoU peningkatan literasi keuangan OJK guna mencegah penipuan keuangan di Kampus UNDIP Tembalang.
Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah Hidayat Prabowo (tengah kiri) dan Rektor Undip Prof. Dr. Suharnomo (tengah kanan) beserta jajaran berfoto bersama usai penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Gedung Widya Puraya, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang, Senin (3/8/2026). (Foto: Dok. Istimewa)

SEMARANG, Jatengdata.com – Masyarakat berpendidikan tinggi ternyata masih sangat rentan menjadi korban penipuan keuangan yang kian marak. Merespons ancaman tersebut, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang dan Otoritas Jasa Keuangan resmi berkolaborasi untuk meningkatkan literasi keuangan OJK demi memperkuat pertahanan masyarakat dari berbagai modus kejahatan finansial.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) langkah strategis ini berlangsung di Gedung Widya Puraya, Kampus Undip Tembalang pada Senin (3/8/2026). Kerja sama ini secara khusus menargetkan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi yang berfokus pada edukasi, riset, serta penguatan jaring perlindungan konsumen OJK.

Kaum Terdidik Tetap Jadi Sasaran Empuk

Kepala OJK Jateng, Hidayat Prabowo, menyoroti fenomena kerentanan masyarakat terhadap kejahatan finansial modern. Ia menegaskan bahwa institusi pendidikan tinggi memegang peran krusial sebagai mitra strategis pemerintah.

Menurutnya, edukasi perlu terus diperkuat karena masyarakat dari berbagai latar belakang, termasuk mereka yang berpendidikan tinggi, masih berpotensi menjadi korban penipuan keuangan.

Hidayat juga mendorong seluruh civitas academica Undip untuk turun langsung ke masyarakat. Menurutnya, para akademisi wajib menyebarluaskan pemahaman finansial melalui kegiatan penelitian dan pengabdian yang memberikan dampak nyata di lapangan.

Integrasi Kurikulum dan Praktik Lapangan

Rektor Undip, Prof. Dr. Suharnomo, menyambut positif sinergi ini untuk memperluas jangkauan edukasi kampus. Kolaborasi ini membuka peluang bagi mahasiswa dan dosen untuk mendapatkan wawasan industri secara langsung dari para praktisi.

“Kami melihat banyak hal yang bisa kita lakukan bersama. SDM, pendidikan S3, riset, kemudian literasi keuangan. Kami melihat OJK memiliki pengalaman dan kompetensi yang dapat dihadirkan melalui kuliah umum maupun kegiatan akademik lainnya,” jelas Prof. Suharnomo.

Direktur Inovasi dan Kerja Sama Undip, drh. Dian Wahyu Harjanti, memimpin langsung diskusi lanjutan untuk mematangkan rencana implementasi MoU ini. Kedua instansi segera mengeksekusi beberapa program unggulan, meliputi penguatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik serta edukasi keuangan khusus bagi mahasiswa baru.

OJK Jateng dan Undip Semarang memproyeksikan program-program konkret tersebut mampu menekan angka penipuan keuangan secara signifikan. Peningkatan literasi keuangan OJK secara masif dan berkelanjutan ini pada akhirnya akan menciptakan ekosistem ekonomi daerah yang lebih aman, cerdas, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Kontributor: Raihan Dwi Azile Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.