Kabar Baik, Jalur Lintas Provinsi Jateng Menuju Jatim Dibangun!

16 Juni 2026, 22:50 WIB • 3 menit baca
Pejabat DPUPR Jawa Tengah dan Wonogiri meninjau kondisi jalan rusak Wonogiri yang retak parah di jalur lintas provinsi Jateng sebelum proyek perbaikan.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro (kedua kanan), meninjau kondisi jalan rusak Wonogiri di ruas Ngadirojo-Giriwoyo, Senin (15/6/2026). Pemerintah segera mengeksekusi perbaikan jalur lintas provinsi Jateng ini demi memperlancar urat nadi ekonomi menuju Jawa Timur.

WONOGIRI, Jatengdata.com – Pemerintah akhirnya merespons derita para pengendara yang kerap terjerembab di jalan rusak Wonogiri menuju perbatasan Jawa Timur. Dinas PUPR siap mengeksekusi perbaikan Jalur Lintas Provinsi Jateng secara besar-besaran senilai puluhan miliar rupiah pada akhir Juli demi memulihkan urat nadi ekonomi antarprovinsi.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengambil keputusan strategis ini langsung dari kondisi darurat di lapangan. Tingkat kemantapan jalan di wilayah perbatasan merosot tajam dari 92 persen menjadi hanya 68 persen pada tahun ini. Curah hujan tinggi pada awal tahun 2026, volume kendaraan padat, serta kondisi tanah labil memperparah kerusakan.

Merespons situasi krisis, Gubernur Ahmad Luthfi mengambil langkah cepat dengan menerbitkan Peraturan Kepala Daerah (Perkada). Manuver kebijakan ini menyuntikkan dana tambahan yang signifikan untuk menyelamatkan urat nadi transportasi masyarakat. Gubernur menaikkan alokasi anggaran perbaikan jalan provinsi secara drastis, dari awalnya hanya Rp 9,4 miliar melonjak mencapai Rp 42 miliar.

Menghubungkan Jalur Wonogiri Pacitan dan Ponorogo

Pemerintah akan menggunakan suntikan dana jumbo tersebut untuk membiayai enam paket pengerjaan fisik di beberapa titik paling krusial. Fokus utamanya menyasar rute Ngadirojo-Biting sepanjang 40 kilometer yang beroperasi sebagai pintu masuk utama menuju Ponorogo, Jawa Timur. Pekerjaan ini sangat mendesak mengingat tingginya perputaran ekonomi di jalur Wonogiri-Ponorogo.

Selain itu, tim teknis DPUPR juga mengebut perbaikan ruas Ngadirojo-Giriwoyo yang membentang sejauh 37 kilometer menuju Pacitan. Pekerja di lapangan akan mengeksekusi betonisasi dan pengaspalan dua lapis pada titik paling rawan di Jalur Wonogiri-Pacitan ini. Rute Wonogiri-Manyaran-Blimbing yang berbatasan langsung dengan Daerah Istimewa Yogyakarta juga masuk dalam prioritas perbaikan tahun ini.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, mengonfirmasi besaran intervensi anggaran tersebut saat meninjau lokasi.

“Di Kabupaten Wonogiri ini kalau anggaran awal ditambah alokasi dari Perkada maka menjadi Rp 42 miliar untuk enam paket di sejumlah ruas jalan,” kata Henggar usai mengecek ruas jalan Ngadirojo-Giriwoyo Wonogiri bersama Kepala Dinas DPUPR Wonogiri Prihadi Ariyanto, Senin (15/6/2026).

Target Beroperasi Penuh Akhir Juli 2026

Alat berat dan material bangunan rencananya mulai beroperasi penuh pada akhir Juli atau selambat-lambatnya awal Agustus 2026. Pemerintah provinsi mematok target agar tim merampungkan pekerjaan ini secepat mungkin supaya roda perekonomian antarprovinsi bisa kembali berputar maksimal tanpa hambatan infrastruktur.

“Bapak Gubernur ingin jalan-jalan provinsi digenjot pembangunannya. Maka dengan kebijakan alokasi tambahan ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas jalan dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat,” ujar Henggar.

Kepala Dinas DPUPR Wonogiri, Prihadi Ariyanto, menyambut positif turunnya dana segar ini guna menuntaskan masalah tahunan di wilayahnya.

“Terima kasih pada Pak Gubernur mengalokasikan pembangunan jalan di Wonogiri. Setelah jadi, bisa bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan warga dan jalan dirawat bersama-sama,” kata Prihadi.

Surya, warga Ngadirojo, mengaku sangat lega mendengar kepastian proyek yang segera berjalan ini. Ia menilai langkah konkret pemerintah bakal menuntaskan masalah jalan rusak Wonogiri yang selama ini sering menguras kantong masyarakat.

“Ya senang kalau pemerintah lekas membangun jalan ini karena kasihan pengguna jalan banyak bannya yang bocor,” ungkap Surya.

Ke depan, percepatan pembangunan infrastruktur Jateng dan perbaikan jalur lintas Provinsi Jateng ini pasti melancarkan mobilitas harian para penglaju lintas batas, baik menuju Jawa Timur maupun Yogyakarta.

Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.