Bukan Perwira Sembarangan, Ini Jejak Tempur Dandim Semarang Pemimpin Upacara HUT ke-81 RI
SEMARANG, Jatengdata.com -Suara lantang Kolonel Inf Priyo Handoyo memecah keheningan Istana Merdeka saat rangkaian utama peringatan Detik-Detik Proklamasi bergulir pada Senin (17/8/2026). Ia memimpin jalannya Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di hadapan Presiden Prabowo Subianto dengan sangat apik. Dandim 0733/Kota Semarang ini tak sekadar menawan dalam balutan seragam kebesaran, ia ternyata menyimpan rekam jejak operasi militer yang luar biasa di tanah Papua.
Perwira menengah kelahiran Cilacap ini tentu tidak menempa ketangguhan mental dan fisiknya dalam satu malam. Jauh sebelum memegang tongkat komando teritorial Dandim Semarang pada Agustus 2025 lalu, Kolonel Priyo telah melewati berbagai palagan penugasan. Ia sering mempertaruhkan nyawa dalam operasi pengamanan negara, sebuah dedikasi yang membentuk karakternya menjadi prajurit tangguh dan penuh wibawa.
Jejak Tempur Menaklukkan Pemberontak Papua
Bagi kalangan internal TNI Angkatan Darat, nama Kolonel Priyo Handoyo bersinonim dengan keberanian tempur. Reputasi emas ini lahir saat ia memegang komando sebagai Komandan Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 613/Raja Alam. Membawa bendera kesatuan elite infanteri, ia terjun langsung memimpin pasukannya ke wilayah rawan konflik bersenjata di Papua.
Strategi taktis dan ketegasan komandonya membuahkan hasil yang sangat gemilang. Pasukan Raider sukses mendesak dan melumpuhkan pergerakan kelompok bersenjata Yambi. Puncak dari operasi berisiko tinggi tersebut bermuara pada penangkapan sang pimpinan pemberontak, Kopengga Enumbi, yang selama ini menebar teror di wilayah tersebut.
Keberhasilan penugasan tingkat tinggi ini mengantarkan Kolonel Priyo meraih penghargaan militer bergengsi. Panglima Komando Operasi Gabungan (Pangkoopsgab) Pinang Sirih secara khusus mengapresiasi kinerja taktis pasukannya di medan operasi.
Selepas menunaikan tugas berat tersebut, alumnus Akademi Militer (Akmil) tahun 2003 ini kembali mengemban jabatan strategis. Ia memimpin Kodim 0908/Bontang selama beberapa waktu. Rekam jejak mentereng ini akhirnya membawa perwira infanteri tersebut kembali ke kampung halamannya, sebagai Dandim Semarang, mengabdi di bawah panji Kodam IV/Diponegoro.

Kebanggaan Warga Jawa Tengah
Kini, penampilan perwira bergelar Sarjana Sosial (S.Sos.) dan Magister Sains (M.Si.) ini di pusat perayaan kemerdekaan nasional memantik kebanggaan kolektif. Pencapaian ini menegaskan kualitas unggul prajurit kewilayahan hasil gemblengan Jawa Tengah. Pihak keluarga besar Kodim 0733/Kota Semarang pun secara terbuka menyatakan rasa syukur mereka.
“Selamat dan sukses kepada Dandim 0733/Kota Semarang atas peran barunya sebagai Komandan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” tulis pernyataan resmi kesatuan tersebut melalui media sosial.
“Semoga Tuhan senantiasa memberikan kelancaran, kekuatan, dan kesuksesan dalam menjalankan amanah tersebut,” tutup pernyataan itu. Masyarakat luas pun serentak menyambut doa ini di kolom komentar.
Aksi memukau Dandim Semarang Kolonel Inf Priyo Handoyo hari ini menegaskan satu pesan kuat bagi publik. Prajurit-prajurit terbaik dari Jawa Tengah senantiasa siap memberikan pengabdian paling paripurna di kancah nasional untuk menjaga kedaulatan Indonesia.
Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data
Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.