DWP Undip Semarang Miliki 14 Cabang Kegiatan, Jadi Bukti Nyata Perempuan Produktif

18 April 2026, 08:17 WIB • 2 menit baca
Nawal Arafah Yasin berpidato di podium acara DWP Undip.
Pidato Nawal Yasin di DWP Undip

SEMARANG, Jatengdata.com – Organisasi DWP Undip Semarang resmi menjadi tolok ukur kreativitas dan aktualisasi diri perempuan di Jawa Tengah berkat keberhasilannya mengelola belasan unit kegiatan produktif. Prestasi ini memantik apresiasi tinggi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di sela-sela peringatan Hari Kartini di Gedung Kewirausahaan FEB Kampus Undip Tembalang.

Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, menilai DWP Undip Semarang layak menjadi percontohan. Organisasi bernama lengkap Dharma Wanita Persatuan Undip ini sukses membuktikan bahwa perkumpulan istri abdi negara bisa tampil sangat produktif. Mereka tidak sekadar menggelar acara seremonial, tetapi aktif mengembangkan potensi anggotanya.

“DWP Undip ini sangat luar biasa, memiliki 14 cabang kegiatan. Dan kita lihat hari ini ibu-ibu begitu produktif. Bukan hanya berjibaku dengan keilmuan, tetapi juga betul-betul menyalurkan hobi-hobi, dan ini sangat positif,” ujar Nawal Arafah Yasin.

Nawal menyampaikan apresiasi tersebut setelah menyaksikan langsung beragam pertunjukan seni para anggota. Mereka lincah menampilkan musik tradisional, hadroh, paduan suara, hingga tari daerah. Selanjutnya, penampilan ini menjadi bukti nyata tingginya kreativitas perempuan Semarang di lingkungan akademis.

Infografis DWP Undip sebagai pelopor perempuan produktif Jateng dengan 14 cabang kegiatan.
Infografis capaian DWP Undip Semarang dalam mengembangkan 14 unit kegiatan produktif dan nilai-nilai Kartini.

Inspirasi Hari Kartini Kampus 2026

Oleh karena itu, Nawal berharap langkah progresif ini segera direplikasi oleh berbagai organisasi perempuan lainnya. Ia sungguh ingin perkumpulan perempuan daerah memiliki aktivitas yang jauh lebih terarah dan berdampak luas. Dengan demikian, ruang-ruang pemberdayaan perempuan akan terus bertumbuh secara berkelanjutan di berbagai sektor.

“Harapannya bisa menginspirasi organisasi-organisasi lainnya, terkait bagaimana ibu-ibu ini aktivitasnya lebih terarah, lebih produktif, dan bisa juga melestarikan kebudayaan-kebudayaan yang ada juga,” ujar Nawal.

Selain mengapresiasi karya seni, Nawal turut mengajak para perempuan meneladani semangat juang RA Kartini. Ia lantas membedah tiga poin utama perjuangan pahlawan asal Jepara tersebut. Pertama, Kartini konsisten mendidik generasi penerus bangsa. Kedua, Kartini gigih melawan segala bentuk diskriminasi. Ketiga, Kartini berani mendobrak batas domestik menuju peran luas di ruang publik.

Kemudian, peringatan Hari Kartini Kampus 2026 ini otomatis menjadi momentum kebangkitan peran perempuan modern. Nawal mendorong seluruh anggota terus berkontribusi memecahkan berbagai permasalahan nyata di tengah masyarakat.

“Ini menjadikan modal semangat bagi kita untuk tetap menjaga nilai-nilai RA Kartini agar kita lebih berdampak terhadap perempuan. Baik itu secara ekonomi, pendidikan, dan sosial untuk permasalahan di Jawa Tengah saat ini,” ujar Nawal.

Editor: Muhammad Raihan Dwi Aziel Aziz
Sumber: Pemprov Jateng
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.