Datang Jauh dari Maluku, Kisah Dua Polisi di MTQ Nasional 2026
SEMARANG, Jatengdata.com – Menempuh perjalanan jauh dari ufuk timur Indonesia, dua pria berseragam aparat ini menjejakkan kaki di arena MTQ Nasional ke-31 Semarang, Senin (14/9/2026). Kehadiran dua personel polisi di MTQ Nasional 2026 ini bukan untuk bertugas mengamankan lokasi pada umumnya. Mereka datang membawa nama Maluku, memikul misi suci, ikut serta dalam perhelatan musabaqah tebesar di Indonesia.
Mereka adalah Briptu Muhammad Ridha Man Arfa, anggota Polda Maluku, dan Ali Fauzi Rumalowak, personel dari Polres Seram Bagian Timur. Keduanya menanggalkan sejenak ketegangan tugas di lapangan demi melantunkan dan melukiskan keagungan firman Tuhan.
Di balik seragam kebesaran yang membalut tubuh, tersimpan pengabdian ganda. Ridha berlaga di cabang Kaligrafi Al-Qur’an golongan Hiasan Mushaf Putra. Sementara itu, Ali Fauzi memecah keheningan lewat suara merdunya pada cabang Tilawah Remaja Putra.
Jalan Terjal Menuju Panggung Nasional
Perjalanan Briptu Ridha menjadi bagian dari kisah polisi di MTQ Nasional 2026 ini tidak diraih lewat kebetulan semata. Sebelum memegang kuas di ajang nasional, ia harus melewati ujian berat di tingkat provinsi. Selama delapan jam penuh, tangannya menari di atas kanvas, mengubah setiap lekuk huruf hijaiyah menjadi keindahan visual yang tetap tunduk pada kaidah penulisan suci.
Dari sembilan peserta berbakat, ia berhasil keluar sebagai Terbaik I Kaligrafi Hiasan Mushaf Putra tingkat Provinsi Maluku 2026. Tiket menuju Semarang pun berada di genggamannya. Namun, prestasi prestisius tersebut dihadapinya dengan kerendahan hati yang tulus.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas amanah dan prestasi ini. Kemenangan ini bukan hanya untuk pribadi saya, tetapi untuk keluarga, Polda Maluku, Kota Ambon, dan seluruh masyarakat Maluku,” tuturnya.
Dukungan institusi memegang peranan vital di balik langkah tegap kedua bintara polisi ini. Pelaksana Tugas (Plt) Ketua LPTQ Provinsi Maluku, Kasrul Selang, secara khusus memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolda Maluku dan Kapolres Seram Bagian Timur. Izin dan restu pimpinan menjadi sayap yang menerbangkan potensi spiritual para aparat ini menyeberangi lautan menuju kancah nasional.
Tangan Penjaga Negeri, Hati Penjaga Firman
Kisah dua personel kepolisian sebagai peserta MTQ ini pada akhirnya menghadirkan sebuah refleksi yang kuat tentang pengabdian. Kelembutan ayat suci menjadi tameng yang menjaga hati mereka di tengah kerasnya penugasan sebagai abdi negara.
Kehadiran sosok polisi di MTQ Nasional 2026 ini membuktikan bahwa harmoni kehidupan dapat terwujud secara utuh; tangan yang tangguh menjaga keamanan negeri, sementara sanubari mereka terus dijaga oleh indahnya ayat-ayat Ilahi.
Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data
Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.