Cara Blokir Spam Judol di Medsos, Cukup Pakai Fitur Sederhana Ini!
JAKARTA, Jatengdata.com – Sindikat judi online kini makin agresif menyerang kolom komentar warganet di Instagram, TikTok, hingga X akibat ketatnya pemblokiran situs oleh pemerintah. Menyikapi pergeseran modus ini, pakar keamanan siber menyarankan publik segera mempraktikkan cara blokir spam judol secara mandiri guna melindungi akun dari paparan konten berbahaya, tanpa harus menanti proses moderasi dari pihak platform.
Serangan komentar spam judi online (judol) yang semakin marak ini sebenarnya menunjukkan bahwa pemblokiran situs utama oleh pemerintah mulai membuahkan hasil. Akibatnya, para bandar beralih menjadikan kolom komentar pengguna sebagai target promosi alternatif. Menghadapi situasi ini, masyarakat tidak bisa hanya bergantung pada moderasi platform.
Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC, Dr. Pratama Persadha, menyoroti lambatnya respons pengelola media sosial dalam memberantas jaringan bot ini.
“Regulasi sudah ada, Komdigi sudah mendorong. Tapi kalau platformnya tidak menjalankan dengan serius, mau bagaimana lagi,” ujar Dr. Pratama Persadha dalam keterangan persnya, Kamis (2/7/2026).
Oleh karena itu, publik perlu proaktif menerapkan cara blokir spam judol secara mandiri. Langkah ini krusial untuk mencegah paparan konten berbahaya kepada pengikut atau orang terdekat di dunia maya.
Langkah Mandiri Amankan Akun Medsos
Pemilik akun, khususnya selebgram maupun tokoh publik, sebenarnya memiliki kendali penuh atas lapak mereka. Pengguna bisa langsung memanfaatkan fitur saring otomatis yang sudah tersedia. Cara ini terbukti jauh lebih efektif daripada memblokir akun bot satu per satu.
Anda hanya perlu masuk ke pengaturan privasi dan menyembunyikan komentar yang mengandung istilah spesifik. Beberapa kata kunci judi online yang wajib masuk daftar saring antara lain “judol”, “slot”, “maxwin”, “gacor”, hingga “scatter”.
“Pemilik akun besar sebenarnya punya kendali. Filter kata kunci sudah disediakan platform, tinggal digunakan,” ujar Dr. Pratama Persadha.
Pakar keamanan siber ini menegaskan, keberadaan spam menandakan pemilik akun belum memaksimalkan fitur tersebut. Penerapan filter komentar Instagram, TikTok, maupun X ini akan langsung menutup ruang gerak sindikat kejahatan siber secara otomatis.
Kenali Modus dan Jangan Terpancing
Selain memfilter komentar, warganet juga wajib mengenali modus operandi para pelaku. Sindikat biasanya memakai bot untuk menyebar tautan ke ribuan unggahan secara serentak. Mereka menggunakan identitas palsu dan domain sementara demi mengelabui sistem.
Pengguna media sosial pantang membuka tautan asing di kolom komentar. Anda juga dilarang merespons atau membalas komentar spam tersebut meskipun berniat menegur. Algoritma media sosial justru mencatat balasan Anda sebagai interaksi yang akan meningkatkan visibilitas komentar nakal itu.
Sejatinya kepedulian warganet dalam menerapkan cara blokir spam judol secara disiplin adalah kunci utama. Masyarakat diimbau terus memfilter kata kunci judi online dan melaporkan akun mencurigakan agar platform segera menindak tegas pelanggaran tersebut.
Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data
Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.