Kado Pemprov Jateng, Ayah Bisa Temani Buah Hati di Hari Pertama Sekolah Besok

12 Juli 2026, 11:15 WIB • 2 menit baca
Sekda Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengenakan kemeja batik biru sedang memberikan keterangan pers kepada wartawan terkait kebijakan flexi time ASN pada Hari Pertama Sekolah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, memberikan keterangan kepada awak media terkait pemberlakuan aturan kelonggaran jam kerja (flexi time) bagi ASN pria agar dapat mengantar anak pada momentum Hari Pertama Sekolah.

SEMARANG, Jatengdata.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menerapkan kelonggaran jam kerja atau flexi time bagi ASN pria. Kebijakan populis ini menyasar pegawai yang berstatus ayah agar leluasa mengantar sang buah hati pada hari pertama sekolah, besok Senin, 13 Juli 2026.

Langkah proaktif pemerintah ini meneruskan panduan Gubernur tentang Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (Gamas). Melalui kebijakan tersebut, pemerintah membuktikan dukungan nyatanya terhadap peran aktif keluarga dalam dunia pendidikan.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengonfirmasi pemberlakuan kelonggaran ini. Ia mengimbau seluruh pegawai pria berpartisipasi aktif menyukseskan program kedekatan keluarga tersebut.

“Kami memberikan fleksibilitas waktu kepada ayah yang memiliki anak usia sekolah. Mereka bebas mengantar anak pada hari pertama sekolah besok,” tegas Sekda Jateng Sumarno di Karanganyar, Jumat (10/7/2026).

Kesejahteraan Bukan Sekadar Gaji

Lebih lanjut, Sumarno menjelaskan makna penting di balik kebijakan pro-keluarga tersebut. Pemprov Jawa Tengah menilai kesejahteraan pegawai tidak hanya sebatas angka gaji atau tunjangan bulanan. Kesempatan berharga mendampingi anak pada hari pertama sekolah juga masuk dalam wujud nyata kesejahteraan aparatur negara.

Sumarno memandang momen awal masuk pendidikan ini sebagai pengalaman berharga yang tidak akan terulang. Anak-anak yang sudah beranjak remaja biasanya menolak perlakuan istimewa tersebut. Oleh karena itu, orang tua wajib membangun kedekatan batin saat anak masih duduk di bangku pendidikan dasar.

Pemerintah bahkan siap menyesuaikan jadwal apel pagi di lingkungan kantor gubernur. Langkah ini bertujuan agar pegawai bisa fokus memanfaatkan waktu secara optimal tanpa beban.

“Harapannya, minimal pada hari pertama sekolah nanti, para ayah bisa mendampingi anak-anaknya. Jadwal apel pagi bisa kita mundurkan pelaksanaannya,” pungkas Sumarno.

Kebijakan positif dari Pemprov Jawa Tengah pada momentum hari pertama sekolah ini pastinya memperkuat ikatan emosional keluarga. Anak-anak pun siap memulai tahun ajaran baru dengan penuh semangat.

Kontributor: Muhammad Raihan Dwi Aziel Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.