3 Daerah Terbaik di Jawa Tengah yang Paling Sukses Pangkas Angka Pengangguran Sesuai Data BPS

9 Juni 2026, 19:59 WIB • 2 menit baca
Pekerja muda berseragam pabrik sedang bersalaman dengan pimpinan perusahaan di area manufaktur, sebagai representasi visual tren pengangguran Jawa Tengah turun berkat serapan lapangan kerja baru.
Ilustrasi. Geliat sektor manufaktur dan industri formal menjadi salah satu kunci utama yang sukses menyerap tenaga kerja lokal dan menekan angka pengangguran di Jawa Tengah pada 2026. (Foto: AI Generated/jatengdata.com)

SEMARANG, Jatengdata.com – Isu ketenagakerjaan selalu menjadi perhatian masyarakat luas. Kabar baiknya, tren pengangguran Jawa Tengah turun secara signifikan. Pemerintah terus berupaya menggerakkan roda ekonomi kerakyatan.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah merilis data ketenagakerjaan yang sangat menggembirakan. Dalam rilis tersebut tercatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jawa Tengah berhasil turun sebesar 0,34 persen poin menjadi 4,32 persen. Tentu saja, fakta ini membuktikan bahwa pemerintah sukses membuka lapangan kerja baru Jateng.

Bukti Nyata Data BPS Jawa Tengah 2026

Menurut data BPS Jawa Tengah 2026, jumlah angkatan kerja kini mencapai 22,32 juta orang. Menariknya, dari total angka tersebut, jumlah penduduk yang terserap pasar kerja terus meningkat.

Beberapa daerah terbaik di Jawa Tengah mencatat prestasi luar biasa dalam menekan angka pengangguran. Mereka sangat aktif menyosialisasikan informasi loker Jateng 2026.

Untuk rincian lebih detail, berikut adalah tiga daerah yang paling menonjol berdasarkan dokumen Berita Resmi Statistik BPS.

1. Kabupaten Brebes: Pangkas Pengangguran Secara Drastis

Daerah yang pertama adalah Kabupaten Brebes yang menunjukkan kinerja ketenagakerjaan yang impresif. Secara spesifik TPT wilayah ini berhasil turun secara tajam sebesar 0,28 persen poin menjadi 8,07 persen.

Keberhasilan tersebut dicapai setelah pemerintah daerah sukses menyerap 16 ribu pekerja baru dalam setahun. Sektor manufaktur menjadi pahlawan utama bagi warga Brebes. Sektor tersebut menyerap hingga 76 ribu pekerja tambahan.

2. Kabupaten Wonogiri: Pemegang Rekor Pengangguran Terendah

Selanjutnya di posisi kedua Kabupaten Wonogiri yang konsisten mencatat rekor membanggakan. Berdasarkan rilis resmi BPS Wonogiri, tingkat pengangguran di wilayah ini anjlok ke angka 2,16 persen. Bahkan, angka TPT ini turun 0,24 persen poin dan jauh berada di bawah rata-rata provinsi.

Dengan kondisi kondusif ini, penduduk setempat terbukti sangat mudah terserap ke dalam dunia usaha. Warga Wonogiri memiliki tingkat ketahanan ekonomi dan kemandirian yang sangat kuat.

3. Kabupaten Pati: Konsisten Dorong Pekerja Sektor Formal

Kemudian yang ketiga Kabupaten Pati yang mengambil langkah taktis untuk memberdayakan warganya.Berkat strategi terukur tersebut, TPT di Kabupaten Pati berhasil turun sebesar 0,16 persen poin menjadi 3,71 persen.

Lebih lanjut, data dokumen ketenagakerjaan BPS Pati juga mencatat peningkatan tajam pada serapan pekerja formal. Faktanya, persentase pekerja formal naik tajam hingga mencapai angka 37 persen. Kualitas pekerjaan warga Pati kini menjadi jauh lebih terjamin dan sejahtera.

Harapan Baru Loker Jateng 2026

Prestasi ketiga daerah tersebut patut kita apresiasi. Fakta bahwa pengangguran Jawa Tengah turun memberi angin segar bagi angkatan kerja muda. Sektor-sektor produktif kini mulai bangkit kembali pasca-dinamika ekonomi global. Para pencari kerja wajib meningkatkan keahlian teknis mereka segera. Mari kita manfaatkan setiap peluang kerja yang tercipta.

Kontributor: Muhammad Raihan Dwi Aziel Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.