Pilu! Hendak Mandi, Nenek 97 Tahun di Semarang Jatuh ke Sumur

29 Oktober 2026, 14:45 WIB • 2 menit baca
Personel Basarnas Semarang berseragam oranye dan helm pengaman mengevakuasi jasad lansia berusia 97 tahun yang jatuh ke sumur di Kelurahan Karangayu, Semarang Barat.
EVAKUASI KORBAN – Personel Basarnas Semarang bersama tim SAR gabungan menyiapkan peralatan tali di bibir sumur untuk mengevakuasi jasad Tuminah (97) yang jatuh ke sumur rumahnya di Jalan Kenconowungu Tengah III, Kelurahan Karangayu, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Kamis (29/10/2026). (Foto: Dok. Basarnas Semarang/Jatengdata.com

SEMARANG, Jatengdata.com – Peristiwa memilukan menimpa seorang lansia bernama Tuminah (97) yang meninggal dunia usai jatuh ke sumur rumahnya di Kota Semarang, Kamis (29/10/2026). Insiden nahas ini terjadi di Jalan Kenconowungu Tengah III, RT 03/RW 05, Kelurahan Karangayu, Kecamatan Semarang Barat. Pihak keluarga dan warga sekitar mendapati tubuh korban berada di dalam sumur sekitar pukul 10.30 WIB.

Warga setempat segera melaporkan kejadian lansia jatuh ke sumur tersebut ke Kantor SAR (Basarnas) Semarang pada pukul 11.00 WIB. Petugas piket langsung merespons laporan itu dengan menerjunkan satu regu penyelamat menuju lokasi kejadian. Regu Basarnas ini kemudian bergabung bersama unsur SAR lainnya guna mengevakuasi jasad nenek Tuminah.

Kepala Kantor SAR Semarang, Kamal Riswandi, membenarkan pengerahan personel menuju kawasan Karangayu tersebut.

“Benar kami mengirimkan satu tim untuk melakukan evakuasi terhadap seorang nenek yang jatuh kedalam sumur” ujar Kamal Riswandi, Kepala Kantor SAR Semarang.

“Diduga korban terpeleset saat menimba air untuk mandi” lanjutnya.

Proses Evakuasi Berlangsung Cepat Tanpa Turun ke Sumur

Tim penyelamat tiba di lokasi kejadian pada pukul 11.15 WIB dan langsung memulai proses evakuasi. Berdasarkan informasi lapangan, sumur tersebut memiliki diameter sekitar satu meter. Sementara itu, jarak bibir sumur ke permukaan air berkisar empat meter dengan kedalaman air melebihi enam meter.

Posisi tubuh korban yang mengambang di permukaan air cukup mempermudah jalannya operasi penyelamatan. Jasad korban yang jatuh ke sumur itu tidak tenggelam ke dasar sehingga petugas dapat menjangkaunya dari atas. Kondisi ini membuat tim penyelamat memilih tidak turun langsung ke dalam lorong sumur.

Petugas memasangkan tali pengikat ke tubuh korban lalu menariknya secara perlahan ke atas permukaan. Tim SAR gabungan berhasil mengangkat jasad Tuminah tepat pada pukul 12.15 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia pukul 12.15 WIB dan oleh tim langsung di serahkan ke pihak keluarga. Kami Ucapkan terimakasih kepada tim SAR gabungan sehingga korban lekas dievakuasi” pungkas Kamal.

Seusai merampungkan operasi pengangkatan korban jatuh ke sumur tersebut, petugas menyerahkan jenazah Tuminah kepada pihak keluarga untuk prosesi pemakaman. Kantor SAR Semarang turut mengapresiasi kesigapan seluruh unsur relawan yang membantu kelancaran evakuasi di Karangayu.

Kontributor: Raihan Dwi Aziel Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.