Investasi Jawa Tengah Tembus Rp 72,54 Triliun, Ahmad Luthfi Sabet Penghargaan Nasional

24 Oktober 2026, 11:17 WIB • 2 menit baca
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan dalam ajang detikJateng-Jogja Awards atas capaian Investasi Jawa Tengah.
RAIH PENGHARGAAN NASIONAL – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan Figur Akselerator Kemajuan dalam ajang detikJateng-Jogja Awards 2026 di Batang, Jumat (23/10/2026). Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan mendongkrak realisasi Investasi Jawa Tengah hingga menembus angka Rp 72,54 triliun. (Foto: Dok. Istimewa/Jatengdata.com)

BATANG, Jatengdata.com – Sektor investasi Jawa Tengah melesat tajam hingga menembus angka Rp 72,54 triliun sampai triwulan III 2026. Capaian gemilang ini sukses menyerap sebanyak 340.334 tenaga kerja lokal. Di tengah gelombang pertumbuhan ekonomi tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meraih penghargaan bergengsi sebagai Figur Akselerator Kemajuan dari detikcom untuk kategori Investasi dan Penguatan Program Strategis Nasional.

Pihak penyelenggara menyerahkan penghargaan prestisius itu dalam perhelatan Forum Investasi Jawa Tengah dan detikJateng-Jogja Awards 2026 di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Jumat (23/10/2026).

Ahmad Luthfi menyatakan bahwa apresiasi tersebut memicu semangat jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi baru, khususnya pada kawasan-kawasan industri strategis.

“Kita mendapatkan penghargaan terkait dengan investasi di wilayah kita. Penghargaan ini sebagai pemicu dan pengingat untuk lebih giat lagi dalam rangka menciptakan pertumbuhan ekonomi baru, terutama di kawasan industri,” ujar Ahmad Luthfi seusai menerima penghargaan

Rincian Capaian Investasi dan Wilayah Tertinggi

Berdasarkan data resmi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah, total realisasi Rp 72,54 triliun tersebut berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 31,77 triliun serta Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp 40,77 triliun. Pemerintah mencatat gelombang penanaman modal ini dalam 82.420 proyek aktif.

Dari peta persebaran wilayah, Kabupaten Kendal menduduki posisi sebagai daerah dengan realisasi tertinggi senilai Rp 13,61 triliun. Kota Semarang menyusul di posisi berikutnya sebesar Rp 9,07 triliun, Kabupaten Batang dengan Rp 8,54 triliun, Kabupaten Temanggung sebesar Rp 5,05 triliun, serta Kabupaten Demak yang mencatatkan angka Rp 4,29 triliun.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kini memasang target ambisius namun realistis, yakni menyentuh angka Rp 110 triliun pada akhir tahun 2026. Pemerintah provinsi masih perlu mengejar sisa target sebesar Rp 37,46 triliun pada triwulan terakhir melalui optimalisasi sektor riil dan pemerataan wilayah.

Sinergi Kuat Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan

Pemimpin Redaksi detikcom, Ardhi Suryadhi, memuji langkah progresif kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi yang dinilai sangat aktif merangkul investor di berbagai sektor, mulai dari energi terbarukan hingga pariwisata.

“Jawa Tengah punya modal yang sangat besar, apalagi Gubernur Ahmad Luthfi juga terbilang aktif untuk mendorong investasi, mulai dari energi terbarukan, pariwisata, dan yang lainnya. Sampai triwulan III 2026, investasi sudah mencapai Rp 72,54 triliun,” ungkap Ardhi.

Ajang penghargaan yang mengusung tema “Jawa Tengah Gerbang Investasi Indonesia: Sinergi Pemerintah, Investor, dan Kawasan Industri Menuju Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan” ini mempertemukan pemerintah dan pelaku industri sekaligus membuka ruang dialog strategis demi memastikan kesejahteraan masyarakat kian merata.

Kontributor: Raihan Dwi Aziel Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.