Wujudkan Visi Mendunia, Muktamar Tapak Suci 2026 Hadirkan Pesilat Lintas Benua
SEMARANG, Jatengdata.com – Tema “Tapak Suci Mendunia” pada Muktamar XVI dibuktikan secara nyata melalui kehadiran pesilat dari Jerman, Suriah, hingga Aljazair. Mereka akan berkolaborasi langsung dengan pesilat lokal dalam pertunjukan budaya di Semarang akhir pekan ini.
Ajang Opening Ceremony Muktamar Tapak Suci ini akan berlangsung di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Sebanyak 7.971 peserta bersiap memadati alun-alun kota untuk menggelar senam Sang Surya secara massal di bawah panduan Show Director, Dr. Riski Adi Wijaya, M.Pd.
Kehadiran 57 pesilat mancanegara menjadi daya tarik utama yang mengukuhkan status internasional acara ini. Delegasi tersebut berasal dari delapan negara, yaitu Aljazair, Belanda, Jerman, Singapura, Pakistan, Suriah, Timor Leste, dan Malaysia. Tim Tapak Suci Pimwil 06 Jawa Tengah siap mendampingi mereka dalam pertunjukan kolaborasi Pencak Budaya.
“Yang sudah terkonfirmasi nanti hadir dari Algeria, Belanda, Jerman, Singapura, Pakistan, Syria, Timor Leste, Malaysia. Jadi ada delapan negara yang memang sudah mendiklair untuk hadir dan insya Allah akan tampil di acara pembukaan,” ujar Rony Syaifullah, Organizing Committee Muktamar Tapak Suci 2026.
Rony menjelaskan antusiasme peserta luar negeri sebenarnya sangat tinggi. Beberapa negara awalnya berencana mengirimkan dua perwakilan. Namun, kendala pembiayaan dan teknis membuat sebagian negara akhirnya hanya mengutus satu orang delegasi untuk tampil.
“Sehingga ini harapannya ini betul-betul Tapak Suci yang mendunia,” harap Rony.
Penganugerahan Tokoh dan Semarak Dakwah Kultural
Panitia Tapak Suci Semarang juga merancang agenda strategis lainnya pada puncak pembukaan. Wali Kota Semarang, Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, dijadwalkan menerima penganugerahan Anggota Kehormatan. Prosesi ini berlanjut dengan pelantikan sejumlah Pendekar Kehormatan.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. K.H. Haedar Nashir, M.Si., akan membuka langsung perhelatan akbar ini. Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, bersama Ketua Umum PB IPSI juga siap memberikan sambutan di hadapan ribuan pesilat.
Tapak Suci Putera Muhammadiyah konsisten memadukan unsur seni bela diri dengan nilai-nilai dakwah Islam. Kehadiran pesilat mancanegara di Semarang membuktikan pencak silat mampu menjadi sarana efektif untuk membangun akhlak, mempererat persaudaraan, sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia ke kancah global.
Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data
Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.