Makin Mesra! Kerja Sama Jateng Tiongkok Bawa Angin Segar bagi Ekonomi Daerah

23 Juli 2026, 17:42 WIB • 2 menit baca
Momen jabat tangan hangat antara Sekda Jateng Sumarno dan Wakil Gubernur Fujian Zhao Zenglian usai menyepakati kerja sama Jateng Tiongkok di Semarang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno (kanan), berjabat tangan dengan Wakil Gubernur Fujian, Tiongkok, Zhao Zenglian, usai penandatanganan kesepakatan kerja sama Jateng Tiongkok di Gumaya Tower, Kota Semarang, Rabu (22/7/2026). Kerja sama ini difokuskan pada peningkatan investasi dan pertukaran pemuda.

SEMARANG, Jatengdata.com- Hubungan diplomatik tingkat daerah semakin erat saat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Fujian, Tiongkok, resmi menyepakati kerja sama strategis, Rabu (22/7/2026) di Gumaya Tower, Kota Semarang. Kerja sama Jateng Tiongkok ini berpotensi besar mengubah lanskap ekonomi lokal melalui arus investasi dan program pertukaran pemuda antardua negara.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng, Sumarno yang mewakili Gubernur Ahmad Luthfi, bersama Wakil Gubernur Fujian, Zhao Zenglian menyaksikan langsung penandatanganan tersebut. Keduanya menyepakati komitmen jangka panjang dalam bidang penanaman modal, perdagangan bilateral, dan pendidikan lintas negara.

Demi memuluskan langkah tersebut, Pemprov Jateng menjamin kemudahan regulasi dengan membentuk Kelompok Liaison Bersama (Joint Liaison Group). Tim khusus ini mengemban tugas mengawal kelancaran investasi, khususnya yang masuk ke Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Mereka juga wajib melindungi hak-hak pengusaha dari Fujian saat mereka menjalankan bisnis di wilayah Jawa Tengah.

“Tidak hanya KITB, Jawa Tengah ada banyak kawasan industri. Kerja sama terkait investasi dan perdagangan dari Fujian sangat kami harapkan,” tegas Sekda Jateng Sumarno merespons antusiasme delegasi Tiongkok.

Dorong Ekspor Produk Akar Rumput

Kerja sama Jateng Tiongkok ini tidak sekadar menarik aliran dana raksasa masuk, tetapi juga membuka jalan tol bagi produk andalan lokal. Para pelaku UMKM, petani, dan nelayan Jawa Tengah kini memiliki landasan kuat untuk memasarkan komoditas mereka langsung ke pasar Fujian.

Pemerintah menilai pengembangan skema Two Countries Twin Parks memegang peranan sebagai kunci utama pembuka gerbang pasar internasional tersebut.

Wakil Gubernur Fujian, Zhao Zenglian, turut memuji kesiapan infrastruktur di Jawa Tengah. Ia menganggap kawasan ini sangat mumpuni menampung skala industri berkapasitas besar.

“Tujuan perjalanan kali ini lebih fokus pada kesepakatan dua negara untuk realisasi. Kunjungan kali ini sangat berhasil,” ucap Zhao usai meninjau progres kawasan industri.

Program Eksklusif Pertukaran Pemuda

Kedua wilayah tidak hanya berfokus pada urusan ekonomi makro, tetapi juga mewujudkan kemesraan lewat inisiatif pendidikan. Biro Pemerintahan, Otonomi Daerah dan Kerja Sama Setda Provinsi Jateng menyepakati program pertukaran pemuda (youth exchange) bersama Biro Kerja Sama Internasional Provinsi Fujian.

Melalui program ini, Pemprov Jateng rutin memberangkatkan pemuda-pemuda terpilih untuk belajar secara spesifik di Fujian selama 10 hari setiap tahunnya. Pemerintah berharap langkah taktis dalam rangka kerja sama Jateng Tiongkok ini mampu mencetak generasi penerus yang bermental tangguh dan siap bersaing di tengah pesatnya modernisasi global.

Kontributor: Muhammad Raihan Dwi Aziel Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.