Pangdam IV/Diponegoro Berganti, Gubernur Luthfi Pastikan Sinergi Jateng Tetap Solid

20 Oktober 2026, 12:24 WIB • 2 menit baca
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyerahkan cenderamata kepada Mayjen TNI Achiruddin Darojat dalam malam pisah sambut Pangdam IV/Diponegoro di Semarang.
PISAH SAMBUT PANGDAM – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi (tengah kiri, berkemeja batik) menyerahkan cenderamata berupa plakat penghargaan kepada Mayjen TNI Achiruddin Darojat (tengah kanan) dalam malam keakraban dan pisah sambut Pangdam IV/Diponegoro di Balai Diponegoro, Markas Kodam IV/Diponegoro, Semarang, Senin (19/10/2026). Momen ini menjadi simbol kuatnya sinergi sipil dan militer yang telah terbangun di Jawa Tengah. (Foto: Dok. Humas/Jatengdata.com)

SEMARANG, jatengdata.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menghadiri malam pisah sambut pergantian pucuk pimpinan Pangdam IV/Diponegoro dari Mayjen TNI Achiruddin Darojat kepada Mayjen TNI Sudaryanto. Dalam momentum yang berlangsung hangat di Balai Diponegoro, Markas Kodam IV/Diponegoro, Semarang, Senin malam (19/10/2026) tersebut, Luthfi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menjaga keberlanjutan sinergi bersama institusi TNI.

Menurut Luthfi, peran prajurit Kodam IV/Diponegoro kini menjangkau spektrum yang sangat luas, melampaui tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat semata. Institusi militer telah tampil sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memacu akselerasi pembangunan infrastruktur pedesaan, menguatkan ketahanan pangan, hingga merespons bencana alam secara cepat.

Kerja sama solid lintas sektor inilah yang berperan besar menciptakan stabilitas keamanan di Jawa Tengah. Luthfi menilai, iklim daerah yang aman dan kondusif tersebut secara langsung menjamin kelancaran arus investasi yang pada akhirnya sukses mendongkrak kesejahteraan warga.

“Keamanan dan ketertiban adalah jaminan untuk menarik investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Saat ini pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah sebesar 5,8 persen, di atas rata-rata nasional. Angka kemiskinan kita juga turun menjadi 9,21 persen. Itu semua berkat kolaborasi seluruh Forkopimda,” kata Luthfi.

Apresiasi Mayjen Achiruddin dan Harapan untuk Pangdam Baru

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sangat mengapresiasi dedikasi luar biasa Mayjen TNI Achiruddin Darojat selama sekitar 15 bulan memimpin markas pertahanan teritorial tersebut. Luthfi mengaku memiliki kedekatan emosional selama mereka bekerja sama mengawal pembangunan provinsi. Achiruddin kini mendapat amanah baru dari pimpinan pusat untuk mengemban tugas sebagai Wakil Asisten Teritorial Panglima TNI.

“Atas nama masyarakat Jawa Tengah, saya merasa kehilangan. Namun, pintu Jawa Tengah selalu terbuka untuk Pak Achiruddin karena kita punya sejarah selama setahun lebih bersama,” ujarnya.

Menyambut kehadiran sosok Pangdam IV/Diponegoro yang baru, Luthfi menaruh harapan besar agar Mayjen TNI Sudaryanto terus memupuk kolaborasi kuat yang telah mengakar antara TNI dan pemerintah daerah.

“Selamat datang di Jawa Tengah, Pak Sudaryanto. Jawa Tengah itu adem ayem. Kita akan lanjutkan lagi kegiatan-kegiatan bersama yang akan datang,” kata Luthfi.

Sementara itu, Mayjen TNI Achiruddin Darojat menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh pemangku kepentingan. Ia menyebutkan bahwa jajaran Forkopimda, Gubernur Jawa Tengah, warga sipil, serta seluruh prajurit sangat berkontribusi merajut keberhasilan masa kepemimpinannya.

“Lima belas bulan bukan waktu yang singkat, bukan juga waktu yang panjang. Terima kasih. Kalau tidak ada dukungan dan asistensi dari Gubernur dan semuanya, apa yang saya bikin, bangun, dan kembangkan di Kodam IV/Diponegoro tadi tidak akan terwujud,” ujar Achiruddin.

Kontributor: Raihan Dwi Aziel Aziz
Editor: Agung S Bakti
Bagikan:

Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data

Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.