Jaga Momentum Ekonomi 5,96 Persen, Magelang Fair 2026 Bidik Perluasan Pasar UMKM
MAGELANG, Jatengdata.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang terus menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi daerah. yang saat ini, angkanya sukses mencapai 5,96 persen. Sebagai langkah strategis lanjutan,Pemkot menggelar Magelang Fair 2026 untuk memperkuat daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Strategi ini penting untuk merawat momentum positif di atas rata-rata nasional.
Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, membuka langsung pameran di Alun-alun Kota Magelang, Rabu (8/7/2026) malam. Ia menegaskan pentingnya penciptaan event secara terstruktur. Menurutnya, event daerah berfungsi sebagai stimulus utama bagi ekosistem bisnis lokal.
“UMKM ditopang oleh event. Tanpa event yang terstruktur, UMKM tidak bisa tumbuh. Karena itu, Kota Magelang terus berupaya menciptakan berbagai event yang berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi,” ujar Damar sebagaimana dilansir laman Pemprov Jateng.
Perluas Jaringan dan Pembiayaan UMKM
Magelang Fair tahun ini membawa konsep berbeda. Pemkot fokus menjadikan area pameran sebagai ruang pertemuan bisnis (business matching). Pemerintah mempertemukan pelaku usaha daerah dengan sektor perbankan dan investor potensial secara langsung.
Langkah taktis ini memiliki target yang sangat jelas. Pelaku UMKM bisa mendapat akses pembiayaan yang lebih luas. Harapannya, skala usaha mereka makin meningkat dan mampu membuka lapangan kerja baru bagi warga.
“Saya berharap Magelang Fair menjadi tempat bertemunya pelaku usaha dengan investor, kreativitas dengan pasar, serta melahirkan kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi Kota Magelang,” kata Damar.
Libatkan Ratusan Stan Lintas Daerah
Pemkot menghadirkan sekitar 120 stan demi memaksimalkan perluasan pasar. Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Mikro Kota Magelang, Syaifullah, membeberkan rincian peserta pameran. Ia memastikan peserta berasal dari berbagai lintas sektoral.
Peserta tidak hanya datang dari organisasi perangkat daerah (OPD) dan UMKM lokal. Kementerian, perguruan tinggi, hingga perwakilan kabupaten atau kota di Pulau Jawa turut meramaikan acara ini.
“Magelang Fair menjadi wadah promosi produk unggulan daerah sekaligus memperluas jejaring usaha dan kolaborasi antarpelaku ekonomi guna mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Magelang,” ujar Syaifullah.
Ragam Layanan untuk Masyarakat
Event pameran ini juga menyajikan berbagai program pendukung bagi warga. Pengunjung bisa melihat pameran produk inovasi dan startup. Selain itu, perbankan turut menggelar sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi para pedagang.
Agenda lainnya meliputi temu usaha Koperasi Desa Merah Putih dan program UMKM Cerdas Digital. Pemkot juga menyediakan layanan publik dan Magelang Food Festival. Berbagai agenda ini bertujuan memastikan perputaran roda ekonomi daerah terus berjalan kencang.
Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data
Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.