Taklukkan Takutmu! Wisata Ekstrem Jateng Ini Punya Magis
SEMARANG, Jatengdata.com – Keringat dingin dan degup jantung yang memburu seringkali menjadi tamu pertama saat berdiri di kaki tebing vertikal. Namun, wisata ekstrem Jateng di Desa Mendelem, Pemalang ini, menyimpan daya magis. Tempat ini mengubah rasa ngeri menjadi candu yang menyegarkan jiwa.
Hiruk-pikuk pengunjung pameran Jateng Fair 2026 di kawasan PRPP Semarang, Ahad (28/6/2026), tak mampu mengalihkan perhatian Jatengdata.com dari stand unik ini, Di dalam stand tampak maket tebing tiga dimensi yang begitu menyolok perhatian. Di depan replika bukit yang menjulang vertikal tersebut, penjaga stand Ardian berdiri tegap memegang seutas tali karmantel berwarna oranye menyala.
Peralatan keselamatan yang terkalung di tubuhnya bukan sekadar pajangan pameran. Tali tersebut adalah kunci utama pengaman nyawa. Alat ini wajib dipakai saat menjajal wisata ekstrem Jateng yang kian diburu.
Destinasi ini menantang siapa saja yang ingin keluar dari zona nyaman. Pengelolanya adalah Bumdes Desa Mendelem, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang. Adapun lokasi persisnya bisa Anda ikuti via panduan google maps di link ini.
Rasa ngeri saat melihat tebing vertikal perlahan menguap ketika sistem keamanan standar ketat ini. Ardian menegaskan bahwa setiap pendaki selalu mendapat pengawalan ketat dari tim profesional.
“Kalau mau ke sana itu sudah ada pemandunya, jadi sudah pasti aman,” ungkap Ardian meyakinkan para pencari adrenalin.

Jimat Via Ferrata Pemalang dan Sensasi Melayang di Atas Awan
Perjalanan menantang gravitasi ini menawarkan dua pilihan rute yang menguji daya tahan fisik dan mental. Paket pertama membawa pendaki menuju View Deck ( ketinggian 844 mdpl) dengan durasi tempuh santai sekitar satu setengah jam. Sementara itu, rute Top Tebing pada ketinggian 1.050 mdpl butuh waktu tempuh lebih dari dua jam.
Namun lelah yang mendera seketika terbayar lunas ketika kaki berpijak di titik tertinggi Jimat Via Ferrata Pemalang.
“Di ujung tujuan, kita disuguhkan pemandangan sangat bagus dari ketinggian,” tambah Ardian kepada Jatengdata.com. Ia menggambarkan pesona lanskap yang menyegarkan mata.
Menikmati aktivitas panjat tebing ini tidak menuntut keahlian atlet profesional. Syarat utamanya justru berpusat pada kesiapan mental dan kepatuhan pada aturan dasar pendakian.
Pengelola mewajibkan pengunjung untuk melakukan reservasi minimal dua hari sebelum keberangkatan untuk mengatur ritme pendakian yang nyaman. Selain itu, pengelola mewajibkan peserta telah berusia minimal 12 tahun dan sehat jasmani. Pengunjung juga wajib mengenakan sepatu luar ruang dengan cengkeraman kuat, bukan sepatu bersol licin.
Menariknya, tebing curam ini tidak melulu bercerita tentang ketegangan otot dan deru napas yang memburu. Di balik kerasnya batu andesit yang dipanjat, terselip kisah-kisah hangat yang tak terduga dari para pesertanya.
Ardian membagikan sedikit rahasia unik tentang para pengunjung yang berhasil mencapai puncak. Rasa lega usai mengalahkan ketakutan kadang memunculkan keberanian lain. Contohnya, momen romantis sepasang kekasih yang “jadian” saat menatap hamparan alam dari ketinggian.
Berniat menjajal wisata ekstrem Jateng ini? Anda bisa reservasi di nomor telepon 0822-2519-9733. Anda juga bisa menghubunginya via akun instagram @jimat_via_ferrata. Selamat berpetualang!
Ikuti Terus Kabar Terbaru dari Jateng Data
Dapatkan berita terpercaya dan update pilihan langsung di perangkat Anda.